Chapter 9 "Abdication Plan"

1K 80 5
                                    


Hai semua!!! Maaf kalau update kali ini lebih lama daripada biasanya, gak banyak sih yang mau dikata, yang penting kalian suka dan baca sampai habis, oiya sekalian di-vote dan dikomen kritik dan sarannya hehehe.

Aku ada satu hal yang harus kalian tahu, kalau aku ini gak suka baca novel kebanyakan non fiksi yang bahasanya belibet jadi kebawa kalau nulis begini, jadi maaf yah. Tolong kalau ada salah dalam penulisan bisa dikasih di kolom komentar, makasih semua!!

HAVE A NICE TIME TO READ!!!

NOTE: DI SINI AKU UBAH UMUR RATU ELIZABETH.

Chapter 9

Nama: Elizabeth Alexandra Merry a

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Nama: Elizabeth Alexandra Merry a.k.a Queen Elizabeth II of England.

Jenis kelamin: Perempuan.

Gender: Omega.

Umur: 35 tahun.

Tinggi: 162 cm

Status: Menikah.


Netra hitam Sasuke setia memandang langit malam kota yang sewarna dengan obsidiannya kala ia akhirnya menoleh sewaktu lantai kayu yang berderit bersanding dengan derap langkah Shisui yang datang menghampirinya yang tengah berdiri di teras manor sendirian. Memisahkan diri dari anggota keluarga yang lain yang memilih berkumpul di ruang keluarga.

Senyum jenaka terpatri di wajah putih Shisui sewaktu ia menerima lirikan mata Sasuke.

"Aku sudah mendengar semua ceritamu dari Itachi" katanya setelah ia berdiri di samping Sasuke.

Wajah Sasuke yang terarah padanya merubah raut menjadi kebingungan menanggapi pernyataan Shisui barusan.

"Yang kau bertemu dengannya di Mall tempo waktu" jelas Shisui sembari ia menyodorkan secangkir teh hijau pekat pada mantan istri-nya.

Sasuke dengan senang hati menerimanya. Udara malam yang dingin memang cocok dipadukan dengan teh hangat, pikirnya.

"Terima kasih" tuturnya menyungging senyum pada mantan suaminya itu kemudian kembali mendongak menatap langit malam yang tak ada bintang satupun menyangkut di sana.

"Menurutmu yang kulakukan ini benar atau tidak?" Sasuke kembali membuka suara. Tatapannya kemudian bergulir melirik Shisui yang memandang air mancur tradisional yang ada di tengah taman.

Shisui mengedik.

"Aku tidak tahu. Tapi yang jelas dia adalah orang yang paling aku restui untuk menjadi suamimu" jawabnya.

Akhirnya Sasuke menoleh kembali ke arahnya dengan tatapan penuh tanya. Bagaimana pun dia tidak pernah meminta restu pada Shisui kalau ia ingin menikah.

THE DEVIL WEARS ARMANITempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang