Episode_10

954 104 17
                                        

Jangan lupa vote dan komen ya^^

》》》》》》》》》》》》》》

Ps :front italic = kilas balik


Vote and komen^^




》》》》》》》》》》》》》》









Sma Shinwa

¤ Perpustakaan

"Nde?"Rose mengerjapkan matanya beberapa kali menatap Seungwan yang duduk di depannya menunduk membaca bukunya

"Kau apa?"

"Aku tidak akan mengulanginya"

Rose bergegas berpindah ke samping Seungwan

"Kau memintaku untuk datang bersamamu ke pesta nanti,be...benarkah itu?"

Seungwan menghela nafas pelan,ia menolehkan kepalanya menatap Rose

"Lupakan saja"kata Seungwan hendak berdiri namun Rose menahan lengannya

"Hei!,kau serius,kau tidak bercandakan?"

"Tidak"

"jinjja?"

"Kalau kau tidak mau_..."

"Aku mau!,aku akan menunggumu"
Seungwan mengangguk dan berdiri saat Ia berbalik,irene berdiri tak jauh darinya.

Mereka saling menatap ,dalam,sampai irene berpaling dan berjalan pergi
Lagi Seungwan menghela nafasnya

"Aku akan berdandan yang cantik untukmu"kata rose dengan senyum lebarnya

"Terserah kau saja"Seungwan melangkah pergi,keluar dari perpustakaan,Seungwan melihat irene yang berjalan ke arah taman,kakinya hendak melangkah menghampiri irene namun terhenti ketika dari arah berlawanan ia melihat seulgi yang berjalan mendekati irene lebih dulu,Seungwan mengurungkan niatnya dan lebih memilih untuk berjalan ke arah sebaliknya.




















Seulgi berjalan dengan tangan di belakangnya menggenggam sebatang coklat,ia tersenyum berjalan mendekati irene.

"Hai..i..irene"sapa Seulgi terbata

"Hai"sapa irene balik dengan senyum kecil

Seulgi mengulum senyum,dengan malu-malu Seulgi memberikan irene sebungkus Coklat yang ia sembunyikan di belakangnya.

"Gomawo"Seulgi mengangguk semangat,ini adalah pemberian pertamanya yang irene terima

"Aku harus pergi,sekali lagi terima kasih untuk coklatnya"

"Ne,aku...aku akan menjemputmu sabtu malam nanti"

"Ne"irene berjalan ,berlalu pergi dari hadapan Seulgi

"Dah irene~"Seulgi mengangkat tanggannya melampai pada irene.

"Hah~"Seulgi meletakkan kedua tangannya di depan dada,merasakan debaran jantungnya sendiri

"Bae irene benar-benar membuatku gila"gumam Seulgi menatap punggung irene yang menghilang di tikungan
















Irene langsung membuang coklat yang Seulgi berikan ke tempat sampah Ketika ia berbalik di tikungan.
















Triple STempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang