____________________________________
••
Shanda menaiki taksi , perjalanan untuk menuju ke rumahnya memakan waktu selama 25 menit . Lumayan jauh . Tiba-tiba di tengah perjalanan itu taksi yang di naiki Shanda mendadak berhenti .
"Lho..pak kenapa kok berhenti?."Tanya Shanda ke sopir taksi itu.
"Maaf mbak , ini kehabisan bahan bakar ." Ujar sopir taksi itu.Shanda sangat apes hari ini . Pertama , dia lupa membawa dokumen . Kedua , dia di marahi oleh pak Angga . Ketiga , terjebak di jalan karna taksinya kehabisan bahan bakar.
"Yaudahlah pak , gapapa . Ini saya kasih uang ongkosnya . Saya turun disini aja." Ujar Shanda sambil menghulurkan uang 50ribu pada sopir taksi itu.
"waduhh~ panas kali hari ini , terus gue mau naik apa coba?!?."Shanda mengeluh karna dia tidak melihat satu pun taksi , ojek atau angkot.
Dia ingin meminta bantuan kakak atau Niza untuk jemput dia tapii lagi-lagi Shanda lupa membawa ponselnya
"Astaga!! Shanda , kamu ini kenapa sih? akhir² ini kok jadi pelupa ?!."Cibir Shanda kepada dirinya sendiri .
Dia beranjak dari tempat itu dan berjalan kaki untuk pulang.Karena dia tidak tahu harus naik apa untuk pulang mau tidak mau dia harus jalan kaki untuk mengambil dokumen itu.Tak lama kemudian Shanda mendengar suara mobil berhenti di belakangnya . Shanda tidak mau menoleh kebelakang karena Shanda takut kalau itu penjahat yang mau berbuat sesuatu yang tidak Shanda inginkan. Shanda mempercepat langkahnya.
"mau di barengin ga?!."Suara sosok laki² dari belakangnya , sepertinya Shanda mengenali suara laki-laki itu dan Shanda cepat-cepat menoleh kebelakang .
"Pak Angga?! , Pak Angga kok disini . Jangan-jangan pak Angga ngikutin saya ya?!." Ujar Shanda dengan raut wajah yang penasaran.
"jangan geer lo ya!! gue tadinya mau ketemuan sama temen , terus kebetulan liat lo disini ya gue samperin lo."Ujar Angga dengan muka datar. Shanda hanya mengangguk
"Lo aneh juga ya, kenapa harus jalan kaki coba? padahal banyak ojol, taksi tapi malah milih jalan kaki. aneh." Ujar Angga
"T-tadi saya naik taksi, terus taksinya kehabisan bensin pak , jadi saya terpaksa turun.Terus saya cari-cari taksi lain atau kendaraan lain ga ada pak.Jadi mau gamau saya ja..."Kata-kata Shanda terpotong . Karna Angga sudah malas mendengar semua penjelasannya.
"Lo punya hp kan? kenapa ga telfon aja temen atau siapa gitu buat jemput lo ?!." Tanya Angga kepada Shanda dengan suara yang keras.
Sabar Shanda, dia itu boss ok! batin Shanda.
"Punya sih pak tapi.."
"Jangan bilang lo lupa dan ketinggalan di kantor!."Gumam Angga.
"Hm okey." Ujar Shanda sambil menundukkan pandangannya
"Apanya yang okee?!." Tanya Angga pada Shanda .
"HP sayakan ketinggalan di kantor pak , terus barusan pak Angga bilang "JANGAN BILANG KAMU LUPA DAN KETINGGALAN DI KANTOR!" jadi saya ga bilang lah pak ." Jelas Shanda dengan raut wajah tidak bersalah sambil menggaruk kepalanya.
"Astaga! otak gue bisa ketularan begonya dia nih."batin Angga.
Tanpa mereka sadari obrolan separuh perdebatan mereka tadi sudah memakan waktu selama 10 menit . Angga cepat-cepat masuk ke dalam mobil karena otaknya sudah beku meladeni Shanda yang rada bego . Kemudian Shanda melanjutkan jalan kakinya .

KAMU SEDANG MEMBACA
Lelah
RandomBerubahlah sekarang karna kedatanganku kesekian kali ini adalah yang terakhir . Aku tetap sabar meskipun ini menyakitiku. Jika kamu memang memilih dia , katakan sekarang agar aku tidak mengharapkan dirimu lagi. Aku cuma ingin hidup bahagia bersamamu...