hari ini shin hyun berangkat sekolah diantar kakaknya.park chanyeol.shin juga juga tidak sendiri.ada adiknya.park jisung.
"noona semakin hari semakin dekat dengan xiaojun hyung!"ujar jisung saat shin hyun sibuk bermain ponsel.
"kita teman"tegas shin hyun.
"lebih juga tidak apa-apa!"jawab jisung ngawur.
"masih dibawah umur jangan ikut campur kampret,diem aja lu!"shin hyun mencubit pinggang jisung dan dia hanya mengaduh.
"emang bener temenan doang sama xiaojun?"pasti chanyeol.
"bener,kenapa ga percaya sih?"shin hyun mulai jengkel.
"tidak ada yang melarangmu menjalani hubungan shin hyun!"ujar chanyeol.
"fokus nyetir aja"shin hyun memakai headsetnya dikedua telinganya.
ia selalu mendengar ini setiap hari,setiap pagi,setiap saat,setiap detik.masalah cinta.bosan telinga shin hyun mendengarnya.
shin hyun ingin seperti ibunya.bekerja dahulu dan sukses dahulu,lalu masalah cinta.ia ingin seperti ibunya kandungnya.bukan seperti ibu tirinya.
tak terasa mobil sudah berhenti didepan gerbang sekolah.shin hyun dan jisung turun dari mobil.chanyeol juga ikut turun.
"shin hyun tunggu!"tahan chanyeol.
"apa?"judes shin hyun.
"kau lihat itu,itu teman ayah,na changmin,kau harus menyapanya!"chanyeol mengusap pelan surai shin hyun.
"noona kau kenal orang itu?"jisung menyenggol lengan shin hyun.
"jika aku tau itu teman ayah pasti setiap hari aku mengapa dirinya!"jawab shin hyun ketus.
"selamat pagi tuan changmin,bagaimana kabar anda?"basa-basi chanyeol yang melihat changmin dan anaknya turun.
"jadi jaemin hyun ananya paman itu!"jisung bergumam tetapi shin hyun mendengarnya.
"kabarku.baik-baik saja chanyeol,kau sendiri baikkan?oh iya ini anakku jaemin,kau tidak lupa kan?"tawa changmin pecah.
"tentu tidak tuan,mana mungkin aku melupakan jaemin,sudah besar sekali kau jaemin"chanyeol mengusak surai jaemin.
"jangan panggil aku tuan,berapa kali aku harus mengatakan padamu?"changmin menepuk pelan pundak chanyeol.
"baiklah paman,oh iya ini adikku shin hyun dan jisung,hei sapa paman changmin!"ucap chanyeol.
"selamat pagi paman changmin,saya shin hyun"
"selamat pagi paman,saya jisung adiknya shin hyun noona"
"astaga kalian berdua sudah besar ya!"changmin mengusak pelan surai mereka berdua.
"masuk sana,nanti terlambat!"ucap changmin pada jaemin,shin hyun dan jisung.
mereka bertiga pun masuk.baru beberapa langkah beberapa pasang mata menatap shin hyun kesal.mungkin karena jaemin.
kini jaemin berjalan dibelakang jisung dan shin hyun.mereka berdua tidak terlalu menggubris tatapan itu.
"aku punya firasat buruk tentang paman changmin!"ujar jisung membuat shin hyun berhenti.
"maksudmu?"
"noona firasatku selalu benar,tidak pernah meleset,aku takut kau kenapa-napa!jadi jangan dekat-dekat paman tadi ya?atau jaemin hyung!"jisung memegang kedua pundak shin hyun.
"aku bisa jaga diri,jangan bilang apapun tentang paman changmin,jika jaemin mendengar kau nanti bisa habis!"shin hyun tersenyum.
"aku terlanjur mendengar!"jaemin berjalan melalui mereka berdua.

KAMU SEDANG MEMBACA
it's okay that's love
Romance'lu pikir gue mau dijodohin sama lo?' 'terus lo mikir gue mau gitu sama cowo kayak lo gitu?mata gue ga buta buat cari cowo'