*Hal terindah yang pernah aku lihat semasa hidupku adalah melihat senyuman manis dan tulus yang terbit di wajah indah mu*
""""""
"Lo tadi ngomongin siapa ha!lancang banget lo,baru aja masuk sekolah udah berani gosipin senior!"ucap rizky dengan senyum sinis nya.
Seolah di hipnotis semua penghuni kelas termasuk dita,diam membeku tanpa bisa menyela apapun ucapan senior mereka.
"Udahlah ky nggak usah di perpanjang,mereka juga manusia berhak benci sama siapapun,jangan lupa tujuan awal kita kesini untuk apa."jawab bima tenang.
"Huftt."rizky menghembuskan nafasnya berusaha bersikap tenang dan menghilangkan amarah yang ada pada dirinya."yaudah ayo."
Sebenarnya tujuan awal mereka kesini untuk memperkenalkan diri kepada semua peserta mos,tapi saat tiba di kelas A rizky mendengarkan celotehan dari salah satu juniornya,yang sepertinya membicarakan tentang dirinya.
Sesi perkenalan dimulai dari kelas A terlebih dahulu,tak dapat di bayangkan betapa malunya dita sekarang,apakah ini adalah awal dari kesialannya yang lain saat dia benar benar menjadi murid di sekolah ini.---ckck.
Perkenalan di mulai dari sang ketos"halo semua perkenalkan nama gue rizky syaputra ketua osis SMA NUSA BAKTI,gue kelas XI MIPA 1 semoga kita dapat berteman dengan baik dan saling menjalin kebersamaan."ucap rizky dengan wajah datar nya.
Para penghuni kelas A sangat antusias apalagi yang perempuan,tak dapat di pungkiri pesona rizky memanglah sangat tampan.alisnya lebat,matanya berwana coklat,hidungnya mancung,tubunya atletis dan berkulit putih.sehingga mampu membuat kaum hawa terpesona sekali menatap wajah tampannya,namun lain hal nya dengan dita dia menatap rizky ogah ogahan layaknya hama berbahaya yang harus segera dimusnahkan.
"kata kata lo itu nggak bisa di percaya,kenapa sih lo yang harus jadi ketos,udahlah kejam nggak punya perasaan lagi."ucap dita pelan,namun siapa sangka rizky dapat mendengar ucapnya saat itu,yah karna posisi duduk dita berada di depan dan jaraknya dekat sekali dengan posisi rizky yang sedang berdiri saat ini.
"Dan satu lagi,kenapa gue bisa jadi ketos karna gue orangnya displin,berwibawa,dan bertanggung jawab.apapun itu tentang sekolah selagi gue bisa lakuin maka gue lakuin termasuk menghukum pembangkang yang baru netes!"ucap rizky sambil melirik dita dan memberikan tatapan yang tajam.dita yang sadar dirinya ditatap dengan tajam oleh sang ketos dia pun membalas tatapan itu dengan takkalah tajamnya juga.
Sadar akan hal yang terjadi bima pun berusaha mencairkan suasana"eh udah udah sekarang giliran gue."ucap bima sambil tersenyum,para kaum hawa pun kembali bereaksi ada yang kejang-kejang,teriak-teriak nggak jelas, bahkan ada yang menelpon ambulan dan mengatakan bahwa dia butuh oksigen lebay emang,namun berbeda dengan dita yang terlihat biasa saja namun dia juga mengakui bahwa senyuman bima itu tidak terkalahkan bahkan melebihi gula aren.-----ckck*ada yang manis tapi bukan gula*
"HARAP TENAG!!"teriak rizky,seketika kelas menjadi hening.
"Ok gue lanjutin ya,perkenalkan nama gue bima orlandio gue disini menjabat sebagai wakil ketua osis SMA NUSA BAKTI gue satu kelas sama rizky kelas XI MIPA 1,buat kalian yang butuh bantuan bilang aja ke gue kali aja gue bisa bantuk dan kalok misalnya gue ada salah sama kalian atau ada kata kata gue maupun rekan gue yang menyakitkan hati kalian mohon dimaafkan yah."ucap bima lagi lagi dengan senyuman tulus yang terbit di wajah indah nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
my greatest fear
Genç Kurgu:):):) "Dia itu nggak punya hati!!"teriak dita. "Siapa yang nggak punya hati." "Itu si ketos lucknut,pokoknya gue benci banget sama dia!!"teriak dita hingga sebagian penghuni kelas mendengar teriakannya +++++())++++) "kenapa si gue harus ketemu sama...
