Nama saya Singto. Singto Prachaya yang sesungguhnya. Untuk kalian yang mungkin merasa saya aneh, untuk kalian yang mungkin merasa saya bukanlah orang yang sama untuk beberapa saat, dan untuk kalian yang menduga saya bukanlah saya. Kalian tidak sepenuhnya benar. Saya Singto dan saya adalah saya, tapi saya memiliki orang lain dalam tubuh saya. Namanya Kongpob. Jika kalian perhatikan, di awal perkenalan saya, bukan hanya saya yang berbicara. Ya, Kongpob mengambil sedikit bagian disana.
Kongpob bukanlah sosok yang jahat. Ia tidak pernah menginginkan tubuh saya. Saya lah yang tidak sengaja membuatnya ada. Saya terlalu pengecut untuk menolong mama yang terus menjadi korban KDRT. Saya yang terlalu penakut untuk melindungi mama, sosok yang sangat saya cintai. Akhirnya saya membentuknya. Alam bawah sadar saya membentuk Kongpob yang selalu siap untuk maju melindungi saya dan mama.
Kongpob bukanlah sosok jahat, ia hanya keras kepala dan pemaksa. Meskipun demikian saya dia tidak pernah bertindak berlebihan. Saat ia menguasai tubuh saya, ia tidak pernah membuat saya tidur sehingga saya masih dapat melihatnya. Saat saya sedang lelah ia akan menggantikan saya walaupun disertai makian dan ancaman kebencian.
Kongpob bukanlah sosok jahat, ia hanya sulit mengatur emosi dan menyukai kekerasan. Saat saya tidak dapat mengambil tindakan dengan kekerasan, dia yang akan melakukan bela diri. Entah ilmu dari mana, tapi dia menguasai beberapa teknik pertahanan diri. Meskipun demikian, Kongpob teman yang baik bagi saya. Ia memahami saya dan saya memahami dia. dia orang pertama yang akan mengetahui dan menyadari perasaan saya begitupun sebaliknya. Kongpob yang kasar dan keras itu, sebenarnya orang yang hangat dengan caranya.
