hari pernikahan

214 10 0
                                        

Sudah 1minggu aku berdiam diri di rumah tepat hari ini aku akn meyandang gelar istri nya ustad hasan

Entah apa yang terjadi jantungku berdetak bergitu cepat aku merasakan cemas dan gugup

Tak lama datang lah teman teman ku ya siapa lagi klau bukan Safira dan Sarah mereka menatapku bahagia apa lagi Sarah yang sebentar lagi akan menjadi kakak ipar ku Karena sehari sesudah ustad hasan melamar ku menjdi calon istrinya bang Faisal juga melamar Sarah menjadi calon istri dan tepat sebulan lagi ia akn menjadi kakak ipar ku

"Assalamualaikum calon pengantin"ucap Sarah dan Safira berbarengan

"Ehh waalaikumsalam kalian "ucapku dan berdiri dari meja rias

"Wahh Zahra kamu cantik sekali"ucap Sarah dan di angguki oleh Safira

"Ahh kamu bisa saja sarah"ucapku sedikit malu

Kami pun bercakap cakap dan semua dan tak di sangka umi dan umi Zainab masuk kekamar ku

"Wahh Zahra kamu cantik sekali nak"ucap umi dan umi Zainab berbaregan

"Ehh iya umi"ucapku

"Kalau begini mah Hasan nggak bakal lirik perempuan lain ni"goda umi Zainab

Aku hanya tertunduk malu tak lama tv yang menayangkan siaran lansung itu hidup dan menampilkan Abi dan bang Faisal yang meyambut kedatangn ustad hasan dan Abi Rayhan

"Kalau begitu ayok kita duduk sebentar lagi akn di adakan ijab Qabul" ucap umi

Dan kami pun nganguk dan duduk di pinggir ranjang ku dan fokus ke arah tv yang menampilkan ustad hasan yang sudah duduk di tar pernikhan

Tak lama aku sudah melihat Abi yang duduk berdapan dengan ustad hasan dan sudah mejabat tangan masing masing

Tak terasa ustad Hasan melafalkan ijab Qabul dengan satu tarikan nafas dan semua orang mengatakan

Sah

Sah

Sah

Dan terdengar kalau Abi menyuruh ku untuk turun dari kamar

Di lain sisi....

Sah
Sah
Sah

Ucap umi Zainab Sarah dan Safira berbarengan membuat kamar ku seketika menjadi berisik

Umi yang mendegar kalau aku sudah sah menjadi istri ustad hasan, lngsung memeluk ku dan berkata jadilah istri yang baik dan Soleha...

Semua mata menatap padaku dan terdegar suara Abi yang menyuruh ku keluar

Aku pun di dampingi semua orang dan berjalan keluar kamar dan menuju ke tar pernikhan sontak saja semua mata menatap ku dan terlebih ustad hasan yang menatap Tampa berkedip

"Ayok Zahra duduk di sebelah suami mu "ucap Abi

Aku pun langsung duduk di sebelah ustad hasan sangat dekat sampai tangan ku bersentuhan dengan tangannya... Ia pun hanya melihat tangannya itu tamapa berniat menjauhkannya

"Zahra pasangakan cincin pernikahan mu di tangan nak Hasan" ucap umi Zainab

Aku pun megambil cincin yang telah di sodorkan oleh umi ku dan ragugu memegang tangan ustad hasan

"Tak apa hara kita udah halal"ucapnya dan sontak saja membuat ku malu dan di ikuti senyuman di bibirnya

Setelah aku memakaikan cincin itu dan giliran ia yang memasang kan ke jariku

Dan Abi menyuruhku mencium tangan ustad hasan dan aku pun menciumnya dan di balasnaya dengan mencium keningku cukup lama sebelum mencium kening ku dia membaca doa yang begitu panjang dan meniup kan nya dikepelaku dan semua orang mengucap aminn dengan do'a ustad hasan tadi

Aku yang tak tau artinya hanya mengikuti dan tersenyum memandangnya

Dan kami pun disuruh berdiri di atas pelaminan dan menyalami semua tamu undangan

"Ehhh selamat pengantin baru"ucap safira

"Ehh iyy terimakasih"ucapku dengan senyum manisny

"Oh ya jangan lupa buatkan ponakan yang imut dan banyak untuk ku yaa"ucap safira menggodaku kelihatanya ia menunggu hari ini untuk berbalas dendam

"Itu pasti iya kan istriku"ucapny ustad hasan

Aku hanya bisa diam dan menatap sinis ke arah Safira

Dan sekarang gilisan bang Faisal dan Sarah tapi jarak mereka cukup jauh

"Selamat ya adek ku sekarang rumah bakal sepi tampa kamu dan nggak akan ada lagi yang bisa abang ganggu "ucap bang faisal sambil mengelus kepala ku

Seketika aku yang tak tahan menutupi kesedihanku air mata yang sendari ku sembunyikan akhirnya pecah juga di hadapan semua orang terutama ustad hasan dan bang Faisal

Aku pun langsung memeluk bang Faisal sangat herat

"Abang jangan bicara kayak gitu, adek kan jadi sesih"ucapku dan mendongakkan kepalaku dam mendapatkan bang Faisal juga sedang menagis di hadapanku

"Kok Abang nangis sih"ucapku dan menghapus air mata bang Faisal

"Nggak ada Abang cuma ingat waktu dulu kamu masih  kecil Abang lupa beli in kamu es krim kamu smapai nangis dan bang bela bela in keluar beli in kamu es krim padahal hari sedang hujan hujan--- "ucap bang faisal

Aku hanya terdiam dan menahan tangisku

"Dan satu lagi kamu masih ingat waktu kamu SMA kamu nelpon Abang gara-gara di jahili kakak kelas kamu dan Abang sampai cabut dari dosen Abang untuk kasih pelajaran sama orng yang udah buat kamu nangis"ucap bang Faisal sambil mengelus pipiku yang di penuhi dengan air mata

Air mata yang sudah reda tadi kembali keluar karna perkatan bang Faisal

"Ihh abang hiks hiks"ucpku

"Cup cup cup jangan nangis lagi masak pengantin nangis sihh"ucap bang Faisal

Abi umi Sarah dan ustad hasan hanya diam melohat tangis ku pecah karna bang Faisal

"Faisal jangan buat adek kamu nangis dong nak"ucap umi dan abi

"Nggak bi mi faisal nggak buat adek nangis ko ya kan sayang abang"ucapku

"Nggak kok mi bi, Zahra aja yang cenging karna bakal jauh dari Bang faisal"ucapku dengan senyum yang simpul

"Dan buat lu, gua titip adek gua, lu harus jaga dia jangan sampai buat dia nangis, kalau Sampai lu buat adek gua nangis gua bakal jadi orang pertama untuk beri lu pelajaran"ancaman bang Faisal ke ustad hasan

"Iya bang insyaAllah saya bakal jaga hara dengan baik"ucapnya pada bang Faisal, faisla yang mendengar nya tersenyum dan memeluk ustad hasan dan berbisik

Jaga adek gua ya, dia adek kesayangan gua dia memanga sedikit manja tapi dia baik ko ucap Banga faisal ke ustad hasan sambil berpelukan

Iya saya bakal jaga adek abang kok ucap ustad hasan

Mereka pun melepaskan pelukannya dan bang Faisal berjalan ke bawah pelaminan masih dengan muka yang sedih

Dan Sarah pun datang..

"Selamat ya Zahra dan kakak Hasan semoga pernikahan kalian samawa"ucapnya

"Amin makasihh"ucapku dan ustad hasan

" Ohh ya Sarah setelah kamu nikah sama bang Faisal jaga dia ya, dia memang sedikit posesif tapi dia baik kok" ucapku

"Iya insya Allah zahra"ucap Sarah dan turun dari atas pelaminan

Kami pun diam tidak ada yang memulai pembicaran ustad hasan tau aku sedang sedih....








Bersambung.....




Gimannaa part ini bagus nggak🤣😅

Vote dan commenny yaa😘😍

Cinta Ku Karna AllahCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang