Sogokan Rindu Berminggu-minggu.

1.1K 140 28
                                        

Sudah 1 bulan sejak Soobin masuk sekolah Yeonjun juga makin disibukkan dengan beberapa kelas tambahan dan ujian. Bulan depan dia akan melaksanakan ujian akhir dan akan melanjutkan ke perguruan tinggi. Dia giat belajar agar dapat masuk ke universitas incaran nya dengan mudah, dia ingin mengambil jurusan seni musik.

Sejak Yeonjun mulai fokus pada pelajaran nya Soobin merasa diabaikan. Setiap pulang sekolah dia hanya sendirian kadang ditemani Mama Choi atau menginap di rumah Mama. Dia rindu Hyung nya, dia rindu dibuatkan susu tidak enak, dia ingin dicium dan dipeluk Yeonjun saat tidur. Mengingat nya membuat Soobin mengerucutkan bibir sebal, lalu sepintas ide muncul di kepala batok nya dia memutuskan untuk lari ke kamar Hyung nya dan mencari sedikit perhatian.

Soobin membuka pintu kamar Yeonjun perlahan dia melihat Hyung nya masih berkutat dengan buku dia tidak ingin mengganggu nya sekarang, walau niat nya dia juga ingin merusuh. Tapi sedikit kok. Sedikit.

"Hyungie..." Soobin berbisik dan berjalan mengendap-endap mendekati meja belajar Yeonjun. Lalu dengan tiba" dia merangkak naik ke pangkuan Yeonjun sampai membuat Yeonjun terkejut dan hampir terjengkang.

"Astaga Soobin-ah kau mengagetkan Hyung. Bagaimana kalau nanti Hyung terjatuh dan kau juga ikut terjatuh. Itu tidak lucu tau!" Yeonjun sedikit kesal dengan tingkah Soobin yang menurut nya membahayakan.

"Maaf kan cubinie hyungie. Cubinie cuma lindu hyungie. Hyungie belajal telus sampai lupa sama cubinie. Maafkan cubinie ne hyungie, cubin tidak akan mengulangi nya lagi" Soobin menahan tangis saat Yeonjun tidak sengaja membentaknya tadi. Dia hanya ingin mendapatkan perhatian Hyung nya lagi. Walau Hyung nya ini aneh dan menyebalkan tapi Soobin tetap sayang padanya.

Yeonjun yang melihat cairan bening di sudut mata Soobin pun menarik Soobin ke dalam pelukannya dan mengelus surai nya lembut. Dia sedikit merasa bersalah telah membentak dan melukai hati adik kecilnya ini. Salahkan dia sendiri yang terlalu fokus pada buku" tebal yang membosankan ini sampai mengabaikan adik manisnya ini berhari".

"Anii maafkan hyungie Ne. Uljimaa.. Hyung minta maaf karena sudah mengabaikan Soobin beberapa hari ini. Hyung sibuk belajar sampai lupa dengan adik hyungie yang menggemaskan ini" Yeonjun menghujani Soobin dengan ciuman kecil yang membuat Soobin terkikik geli

"Hihihi suda suda cubinie geli. Cubinie linduuu sekali dengan hyungie cubinie selalu liat hyungie belajal sampai malam cubinie tidak belani ganggu. Takut hyung malah, cubinie takut hyung cakit kalau lama lama belajal. Cubini tidak sampai kalau mau ambil ail di wastapel buat komples komples pala hyungie. Hyungie itu halusnya sadal dili dong!" Soobin menepuk nepuk pelan pipi Yeonjun yang mengundang tawa pemilik wajah. Dia merasa sudah lama sekali tidak melihat adiknya melakukan hal" manis ini.

"Oke sayang oke hyungie minta maaf oke" Yeonjun menggenggam tangan kecil Soobin lalu menciuminya dengan gemas.

"Ihh cubinie tidak mau memaafkan semudah itu tau!" Soobin kembali mengerucutkan bibirnya membuat Yeonjun setengah mati menahan serbuan perasaan gemas dan rindu

"Heii sejak kapan adik Hyung ini jadi perhitungan begini hm? Sejak kapan?"

"Sejak ditinggalkan hyungie sama buku buku kulang ajal itu! Pokoknya cubin mau maafin hyungie kalau dibelikan sesuatu"

Yeonjun pun terkekeh melihat kelakuan Soobin "Ooh Anak kelinci ini ngambek ternyata. Hahaha baiklah ayo kita keluar. Sudah lama juga aku tidak bersenang-senang. Ambil jaket sana. Pakai topi Nunu ya?" Yeonjun pun menurunkan Soobin dari pangkuannya tak lupa memberi 1 kecupan di pipi gembil Soobin

"Iihh damau! Topi nunu itu gak kelen hyungie! Pala cubinie jadi kaya tumbuh mata na! Damau cubinie malu!" Soobin menghentak hentakkan kaki nya sambil memandang sengit Yeonjun. Yang benar saja dia disuruh memakai topi yang ada matanya itu. Duh amit amit membayangkan nya saja membuat Soobin malu setengah mati.

Bromanceu~Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang