4.Pasar Malam

792 65 38
                                    

Up,up,up....yeayyyy.update time minna.....

Happy reading and enjoy the story
.
.
.
.
.
.
"Hah?adik?mikasa...???adikku?"tanya Levi sedikit panik,begitupula dengan Eren "bibi?apa benar Mikasa sepupuku?"tanya Eren tak kalah panik.sementara wajah Mikasa terlihat pucat karena setaunya orang tuanya sudah tiada.melihat bahwa 3 anak di depannya panik membuat kuchel lepas tawa,hal ini membuat Levi,Eren terlebih Mikasa keheranan melihat tingkah orangtua di depan mrk.

"Hahahaha.....kalian ini!tak perlu sepanik itu,bibi hanya bercanda"kata kuchel di sela-sela tawanya,dan itu membuat Levi dan Eren sebal karena sudah ditipu,sementara Mikasa menarik nafas lega karena itu hanya lelucon wanita itu.

"Huh!bunda menyebalkan!"kata Levi sebal."hahaha,baiklah bunda minta maaf.dan untuk mikasa....Levi,Eren tolong antar Mikasa kekamarnya ya!"kata kuchel."baik Bun"kata Levi sambil menggandeng tangan mikasa.eren yang tak mau kalah langsung menggandeng tangan Mikasa yang satunya mengajaknya kekamarnya.kuchel yang melihat tingkah 3 anak tersebut hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya pelan,"masih kecil saja sudah seperti ini,bagaimana saat mereka dewasa besok?"gumam kuchel.
.
.
Sampai didepan kamar Levi membukakan pintu kamar tersebut dan Eren menggandeng Mikasa masuk kesana.mikasa tercengang melihat ruangan disana,rumahnya saja besar.tentu kamarnya pun besar.sungguh beruntung bagi Levi dan eren bisa tinggal disini.pikir Mikasa.

"Istirahatlah dulu.nanti malam kita akan ke pasar malam kan?kalo butuh sesuatu kau bisa kekamar sebelah,disana kamarku dan Levi"kata Eren dengan semangat.mikasa hanya mengangguk tanda mengerti,kemudian Levi dan Eren menuju kamar mrk disebelah kamar Mikasa.

(Skip)~/author lazy:v

Malam nya Levi Eren dan Mikasa sudah bersiap akan ke pasar malam,kuchel dan Kenny tidak ikut karena mereka sibuk mengurusi pekerjaan mereka masing-masing.
"Hati-hati kalian bertiga,Levi kau yang paling tua harus menjaga Mikasa dan Eren ya.jangan sampai mereka terkena masalah!" Pesan kuchel kepada Levi,"kenapa aku harus menjaga Eren juga?dia laki-laki bun,pasti bisa jaga diri sendiri"kata Levi ketus.mendengar ucapan Levi membuat Eren berani menjawabnya"aku juga tak perlu kau jaga!dan kau juga tak PERLU menjaga Mikasa!biar aku saja!"jawab Eren dengan sedikit penekanan pada kata 'perlu'.

Mikasa yang melihat itu melerai mereka"sudahlah,kalian berdua bisa menjagaku kan?ayo berangkat.kami pamit dulu bi"kata Mikasa dan menggandeng 2 pemuda dibelakangnya sambil saling melempar "death glare" masing-masing.
.
.
.
Sesampainya di pasar malam mereka bertiga mulai memainkan banyak permainan,dalam semua permainan Levi selalu menang,dan mungkin nasib Eren sedang sial sehingga ia hanya menang pada permainan mengambil boneka.semua hadiah mrk diberikan kpd Mikasa,"knp kalian repot-repot sekali.padahal kalian yang memenangkan permainan-nya,knp hadiah nya kalian berikan KPD ku?"tanya Mikasa yang merasa tak enak hati."tidak apa-apa untukmu saja,lagi pula aku dan Eren sudah cukup besar"kata Levi,"itu benar mikasa.ambilah!"kata Eren tak mau kalah."baiklah,terimakasih"kata Mikasa sambil tersenyum.

Sebelum pulang mereka bertiga membeli makan malam di stand makanan yang tersedia.setelahnya mereka bertiga duduk sebentar dibangku sambil meregangkan kaki mereka sambil makan-makanan ringan.tiba-tiba "tuk" Levi merasa pundaknya sedikit berat."Levi,Mikasa sudah tertidur tuh,ayo kita pulang.kau gendong Mikasa,biar aku yang bawa hadiahnya"kata Eren KPD Levi,"hmm....baiklah ayo"

Levi menggendong Mikasa bak karung beras.ia heran walau sudah tinggal dirumahnya dan sedikit banyak makan ternyata tubuh Mikasa sangat ringan.eren pun juga heran karena bagaimana mungkin Mikasa tubuhnya mungil sekali bak boneka.

(Skip)~"kediaman ackerman"

Sampai rumah ternyata waktu sudah menunjukan pukul 22.00,ternyata mereka cukup lama dipasar malam itu,padahal mrk tadi berangkat pukul 20.00 kurang lebih mereka menghabiskan 2 jam dipasar malam itu.pantas saja Mikasa sudah mengantuk.eren menaruh hadiah-hadiah permainan Mikasa dimeja Mikasa lalu Levi menaruh Mikasa dengan hati-hati dikasur kemudian diselimuti Eren,Eren keluar kamar lebih dulu lalu Levi setelah ia tanpa sadar mengecup kening Mikasa dan mematikan lampu kamar.

"Selamat tidur putri kecil,mimpi yang indah"gumam Levi yang tanpa sadar tersenyum ke arah Mikasa.

TBC.

Gimana Minna?maaf baru up,kerjaan sekolah numpuk banget soalnya,jadi maaf kalo aku lambat up nya.

See you in the next chapter,bye-bye~(author)

*Connected Heart*Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang