9.Kembali

627 54 2
                                    

Hae minna~~~~~,aku up nieh.....maaf udah Hiatus beberapa Minggu/hari?

Happy reading and enjoy the story
.
.
.
.
.
.
.

"Oiiii!!!!!!lepaskan gadis itu b*j*ng*n!" Seru Levi."Lepaskan heh?memangnya kau siapa sampai berani memerintahku?!" Sergah pria itu.pria itu kemudian memeluk Mikasa erat sambil tersenyum genit,Mikasa yang dipeluk seperti itu hanya bisa menangis,tangannya yang diikat dan mulutnya disumpal kain,melihat hal itu membuat dada Eren dan Levi memanas entah kenapa,kemudian Levi menonjok punggung pria itu,pria itu terjatuh,dan kesempatan itu tak disia-siakan Mikasa untuk pergi berlari melepaskan pelukan pria itu,Eren kemudian mendekati Mikasa dan melepaskan ikatan tangannya,sementara itu Levi yang tengah bergulat dengan pria itu mulai kehabisan tenaga karena pria itu ternyata memiliki pistol dibajunya.

Levi terus mencoba menjatuhkan pria itu,namun alhasil ia tertembak dibagian bahu kemudian dibanting kelantai,pria itu mengunci gerakan levi.levi melihat kearah Eren dan Mikasa sambil memberi kode,namun pria itu menginjak-injak punggung Levi terlebih dahulu membuat Levi kesulitan memberi kode kepada Eren,merasa tak ada cara lain akhirnya ia berteriak sebisa yang ia lakukan.

"EREN!!!!!CEPAT BAWA MIKASA PERGI!!!!!!!!" seru Levi sedikit lemah,"tap---" ucapan Eren terpotong seruan levi,"KUBILANG PERGI!!!" Seru Levi,Eren pun reflek menarik tangan Mikasa keluar dari gubuk itu bersama Armin.melihat tawanannya lepas,membuat pria penculik itu marah dan menonjok Levi tepat di bahunya yang tertembak.levi pun pingsan dan pria itu keluar berlari mengejar Eren,Mikasa,dan Armin.

(Keadaan Eren,Mikasa,dan Armin.)
Eren terus berlari sambil menggenggam tangan Mikasa bersama Armin disampingnya,
tiba-tiba "Ouch!" Mikasa terjatuh dan kakinya terkilir,"Mikasa?kau tak apa?" Tanya Eren khawatir."aku....kakiku terkilir" rintih Mikasa."Eren sebaiknya kau ge--" belum sempat Armin menyelesaikan kalimatnya Eren sudah memotong nya dengan tindakan yang Armin usulkan yaitu 'Menggendong mikasa'.

Dengan Mikasa dipundaknya Eren sedikit kesulitan berlari,ia beberapa kali tertinggal Armin yang sudah jauh didepannya.tiba-tiba.......
"HEI!!!!BERHENTI KAU BOCAH!!!" Seru pria yang menculik Mikasa,Eren yang mendengar itu langsung berlari sekuat tenaga bersama armin.armin sesekali melempari pria itu dengan batu atau kayu yang ia temukan kemudian melanjutkan larinya bersama Eren,"Eren bagaimana dengan kak Levi?" Tanya Mikasa khawatir,"aku yakin Levi baik-baik saja,percayalah!" Kata Eren sambil terus berlari.

Merasa bahwa pria yang mengejar mereka sedikit jauh jaraknya Eren memutuskan berhenti dibawah tumpukan rongsok untuk bersembunyi bersama Armin dan Mikasa,ia menurunkan Mikasa kemudian Armin menggosok kaki Mikasa dengan tanaman obat yang entah dari mana ia dapatkan."setidaknya ini akan mengurangi rasa sakitmu" kata Armin sambil mengoles kaki mikasa yang terkilir."terimakasih,siapa namamu?" Tanya Mikasa,"namaku Armin arlert" kata Armin memperkenalkan diri,"aku Mikasa Ackerman" kata Mikasa sambil memperkenalkan diri juga.

"Eren apa menurutmu aman disini?" Tanya Armin,"aku tidak yakin,tapi setidaknya kita bisa bersembunyi disini" kata eren kurang yakin.
tiba-tiba...."BA!!!!!! Halo anak manis,kau tak bisa lari dariku lagi...." Kata pria itu sambil merentangkan tangan seperti hendak menerkam mereka bertiga.eren dan Armin berusaha melindungi Mikasa dengan memeluknya.pria itu makin dekat.....
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Makin dekat.....
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Semakin dekat.........
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Semakin dekat....
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Lima langkah lagi dan......
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
"DOR!" Pria itu tertembak,kemudian tergeletak tak bernyawa ditanah.melihat hal itu membuat Eren,Mikasa,dan Armin terkejut.kemudian mereka menatap sosok tak asing diatas mereka....Levi,"kalian baik-baik saja?" Tanya Levi."kami baik-baik saja" balas Eren mewakili Mikasa dan Armin,"baguslah" kata Levi sambil berbalik,namun sesaat ia mematung saat ada sebuah lilitan tangan memeluknya erat.levi melihat ke bawah,ternyata itu tangan Mikasa.

"Mikasa?ada apa?" Tanya Levi sambil berbalik dan sedikit membungkukan badannya sejajar dengan Mikasa.bukannya menjawab,Mikasa malah memeluknya semakin erat,kemudian disusul dengan isakan tangisnya,"hiks...maafkan aku hiks....karena aku hiks.... kakak jadi terluka,maaf kak hiks....maaf" kata Mikasa disela tangisnya.

Levi balik memeluk Mikasa erat,"tidak apa-apa" balas levi.kemudian Mikasa melepas pelukannya dan berlari menuju Eren kemudian memeluknya juga.eren tersenyum lalu memeluknya balik,Mikasa juga melakukan hal serupa kepada armin.armin hanya tersenyum sambil memeluk balik mikasa.levi mengajak mereka bertiga untuk pulang kerumah,Levi mengantarkan Armin kerumahnya kemudian kembali kerumah mereka sendiri.

(Kediaman ackerman)
Kuchel yang cemas menunggu kepulangan Mikasa,Levi dan Eren segera membuka pintu dan terkejut melihat ketiga anak yang dicemaskannya pulang dalam keadaan acak-acakan juga luka ditubuh levi membuat kuchel langsung menyuruh mereka masuk,mengobati luka Levi kemudian mengomeli mereka."mulai sekarang mikasa harus dijaga!kalian berdua tidak boleh keluyuran sendiri tanpa Mikasa,paham?!" Imel kuchel,"ya kami paham" balas Levi dan Eren bersamaan sambil menunduk.

"Mikasa kau tak apa kan sayang?" Tanya kuchel,Mikasa hanya mengangguk kemudian bertanya,"dimana paman Kenny?" Tanya Mikasa,"ayah pergi keluar kota beberapa bulan" jawab Levi sebelum kuchel menjawabnya."yang dikatakan Levi benar,sekarang cepat tidur ya.besok Mikasa sekolah lho!" Kata kuchel memberi surprise.bukan hanya mikasa yang terkejut,tapi juga Eren."jadi pagi tadi kau keruang kepsek untuk mendaftarkan Mikasa?kenapa tak bilang padaku!" Tanya Eren sambil cemberut kearah levi.sementara Levi hanya mengabaikannya.

"Umh...bi,apa boleh Mikasa tidur bareng kak Levi dan eren?" Tanya mikasa.levi dan Eren hanya melotot kaget mendengarnya,jantung keduanya mendadak berdebar cepat."boleh" jawab kuchel,malam ini Eren dan Levi tak dapat tidur nyenyak karena ada Mikasa diranjang mereka,terlebih Mikasa meminta mereka untuk seranjang bertiga.

Entah apa yang akan menunggu mereka besok bila Mikasa bersama mereka.

TBC.

Yo Minna,gimana?seru nggak?moga suka ya maaf kalau aku Hiatus beberapa Minggu/hari?.untuk ff Rivamika ku yang Magical Curse of a cat aku mungkin bakal update besok yah.bye-bye

See you in the next chapter- author

*Connected Heart*Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang