Happy reading and enjoy the story . . . . . . . Sinar matahari pagi mulai menembus tirai,cahayanya yang lembut dan belum terlalu membakar berhasil membangunkan mikasa,ia mengucek-ngucek matanya.heran,itulah yang pertama ia rasakan.ia menoleh ke arah samping kanan dan menemukan levi yang tengah terlelap,merasakan wajahnya memanas mikasa mengalihkan pandangan ke arah kiri.bukannya ketenangan namun yang didapatinya adalah eren yang sedang tidur pulas.
Mikasa bisa merasakan detak jantungnya yang tidak karuan,wajahnya sudah sangat panas akibat mengingat kejadian semalam,"ugh,kemarin itu bofoh sekali" batin mikasa.mikasa bersumpah tidak akan lagi mencoba-coba untuk meminta levi atau eren untuk melakukan hal 'itu' lagi bersamanya,dia meenyesal.
Mikasa menyibak selimut perlahan-lahan dengan mengabaikan badan kekar levi atau eren yang akan menggoda imannya lagi,lalu mulai berjalan perlahan-lahan menuju kamar mandi,namun....."AKH!" Erangan keluar dari mulut mikasa ketika ia merasakan intimnya yang perih untuk ia berjalan,dan hal itu membuat levi dan eren bangun.
Mikasa jatuh terduduk di lantai, meringis bukan karena rasa sakit di intimnya saja,tapi juga karena ia membangunkan eren dan levi."mikasa...jika tidak bisa berjalan,lebih baik kau duduk saja" ujar eren membantu mikasa duduk di tepian ranjang kasur."kau tidak usah sekolah hari ini" mendengat perkataan Levi membuat mikasa sedikit melotot,"apa?!t..tapi..aku ada ujian!" Ujar mikasa panik,oke... sekarang dia menyesal tidak belajar semalam.
Levi menghela nafas,"bukankah itu salah mu?" Ujarnya sambil menyeringai.pipi Mikasa terasa panas,ia merasa sangat bodoh sekarang."levi benar mika....aku akan meminta izin kau tidak masuk agar ujiannya bisa dikitim,oke?" Ujar eren sambil mengusap kepala mikasa lembut,dan mikasa hanya bisa mengangguk pasrah. . . . . Sudah 30 menit sejak keberangkatan levi dan Eren.kini mikasa hanya duduk bosan di rumah,berjalan pun tidak bisa,tapi...apa boleh buat saat perutnya mulai berbunyi,ia harus berusaha berjalan menuju dapur untuk makan.
Sesampainya di dapur,mikasa melihat ada tudung saji di meja makan,"mereka bisa memasak?" Batin mikasa kurang yakin,namun ia tetap membuka tudung itu...dan hatinya benar-benar tersentuh dengan masakan mereka.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
RasberryPorridge Sarapan faforitnya,juga sebuah cangkir berisi teh beraroma herbal yang rasanya pahit,di samping teh itu ada sebuah note yang ditulis Eren terlihat dari tulisannya. "Teh herbal ini bisa membatalkan sperma ku dan sperma levi,kami dapatkan resepnya dari hanji-san.memang pahit tapi ini ampuh,semoga kau suka. ujiannya akan dikirim pukul 07.30. semoga cepat sembuh^^
~Eren
Mikasa tersenyum geli melihat tulisan eren,ia mengambil sarapannya dan tehnya,lalu menuju kamar dengan sedikit kesusahan,lalu memakannya.