*Bad Boy*
Dua minggu berlalu, namun pikiran Jisoo masih sama. Rose, temannya sudah berkhianat pada Jimin, dan itu salah.
Memang, mereka hanya pacaran, tapi setidaknya jangan berbuat hal serendah itu. Jisoo juga tidak memberitahukan perbuatan Rose ke Lisa, dia takut Lisa kecewa.
Lisa semakin di buat bingun dengan teman-temannya. Jisoo juga sekarang pendiam, hanya saja dia tiadak menutup diri seperti Jennie. Rose dia jarang kumpul, asyik sama urusannya sendiri.
"ngantin yuk Jis!" ujar Lisa memulai pembicaraan.
"yuk!" balas Jisoo setuju.
Kemudian mereka beranjak pergi.
"Yong (Taeyong)! ntar lo lanjutin sendiri ye! tinggal dikit lagi!" pinta Lisa ke teman sekelasnya itu.
"yoi Lis!" balas Taeyong.
Setelahnya Jisoo dan Lisa benar - benar keluar kelas.
Kantin tidak terlalu ramai, hanya ada beberapa orang saja.
"pesan apa Jis?" tanya Lisa ke Jisoo.
"samain kek lo aja Lis!" balas Jisoo.
Lisa mengangguk, kemudian pergi memesan.
Jisoo hanya diam memandang lurus kedepan. Sebuah siluet memperlihatkan Rose yang sedang telfonan dengan seseorang.
"pasti itu telfon dari Sehun!" gumam Jisoo geram.
Seakan lupa sama Lisa, Jisoo berdiri berniat menghampiri Rose. Gadis itu, harus menjelaskan semuanya.
Lisa datang dengan pesanannya. Dia mencari - cari keberadaan Jisoo, tapi tidak menemukan tanda - tanda dari Jisoo.
"kemana lagi tuh bocah satu?" gumam Lisa kesal.
Lisa memandang sekelilingnya, sampai ada seseorang yang menepuk pundaknya.
"demi gue yang istri-nya Jeykey bities!" latah Lisa.
Latahnya bikin nyesek, anjir!.
Bwaahahahaha....
Lisa memandang kesal ke arah Jungkook yang menertawakannya. Antara malu sama kesal.
"Ngimpi lo jadi bini-nya Jungkook! mending jadi bini gue aja!" ujar Jungkook meledek.
"emang lo punya abs kek Jeykey bities? sampai gue harus jadi bini lu?" Lisa mengejek.
"wah nantangin! mau liat abs gue?" Jungkook berencana mau buka kaosnya, tapi di tahan Lisa.
"gak usah! Gak perlu! Gue gak mau ya cewek - cewek cabe disini liat, ntar pacar gue yang seksoy ini jadi gak suci lagi!" ujar Lisa gak suka.
Enak aja, pacar - pacar dia, masa harus di kasih liat ke cewek lain, kan gak boleh. Apalagi Jungkook hot begitu, bisa bahaya.
"posesif banget sih sayangnya aku! jadi tambah cinta deh!" ujar Jungkook alay.
"apa sih lebay!" ketus Lisa "ingat ya! gak usah pamer abs ke cewek - cewek kampus ini! mereka kan banyak yang demen ama lu! ntar kalau ada yang ngambil lo gue gak bakalan ikhlas lahir batin!" peringat Lisa ke Jungkook.
"enggak Lisayang! gak akan!" jawab Jungkook.
"gue potong anu lo kalau sampai macem-macem!" ujar Lisa menunjuk anunya Jungkook.
Glek....
'sadis amat gue punya cewek! tapi sexy! dan gue sayang, hehehe' - pikir Jungkook, antara takut, senang, miris tapi setengah yadong.
"btw! kamu cari siapa yang?" ujar Jungkook bertanya.
"Aku lagi nyari Jisoo! tiba - tiba dia ngilang!" jawab Lisa.
Mode Aku-Kamuan.
Jungkook hanya ber "O" saja. Tanpa sengaja Jungkook melihat Jennie yang kayaknya kurang sehat.
"Yang! itu Jennie, gak kamu tanya dia?" ujar Jungkook.
"ayo! Sekalian tanya, dia kenapa?" Lisa setuju.
Mereka menghampiri Jennie.
"Jenn!" panggil Lisa lembut.
Jennie menolehkan kepalanya. Lisa dan Jungkook yang melihat Jennie terkejut. Pasalnya, gadis itu seperti kelelahan dan tak mengurus dirinya dengan baik.
"Jenn! lo kenapa?" panik Lisa yang melihat kondisi Jennie.
"gue gak pa-pa! jan ganggu gue!" ujar Jennie yang menepis tangan Lisa dari pundaknya.
Saat Jennie akan melangkah pergi, kepalanya mendadak pusing, kemudian dia pingsan.
"Jennie!" jerit Lisa membuat seisi kantin juga panik.
"yang angkat dia! Dan kita kerumah sakit!" titah Lisa ke Jungkook.
Jungkook hanya mengangguk, dia juga khawatir pada Jennie yang sudah dia anggap seperti kakak perempuannya.
Mereka membawa Jennie kerumah sakit.
Jisoo menarik paksa Rose ke belakang kampus. Rose yang merasa aneh dengan Jisoo, hanya bisa diam saat Jisoo membawanya.
"lo kenapa sih Jis?" tanya Rose kesal karena Jisoo membenturkan punggungnya ke dinding.
"lo yang kenapa? Selingkuh sama Sehun disaat lo udah punya pacar!" bentak Jisoo yang sudah muak dengan kelakuannya seminggu ini.
"gue gak ngerti maksud lo" balas Rose pura-pura tidak tau.
"gak usah pura-pura Rose gue tau semuanya! lo selingkuh sama Sehun!" bentak Jisoo lagi.
Karena terpojok, Rose mengakui segalanya.
"iya! gue emang selingkuh sama Sehun! gue gak pernah suka sama Jimin, gue terpaksa sama dia!" ujar Rose berteriak.
"lo keterlaluan sama Jimin, Rose! dia itu tulus sayang sama lo! cuma cara dia nembak lo yang salah!" jelas Jisoo yang mulai tenang "dan lo pasti akan nyesel karena udah nyia-nyiain orang yang tulus!" peringat Jisoo ke Rose.
Rose hanya diam, dia tidak tau harus menjawab apa lagi. Setelahnya Jisoo mendapat telfon dari Lisa, kalau Jennie masuk rumah sakit.
"Jennie masuk rumah sakit! gue cuma ngasih tau, terserah lo mau jenguk apa enggak, gue gak peduli!" ujar Jisoo seakan memberi tamparan kepada Rose.
Tak ada yang tau bahwa sedari tadi Jimin mendengar segalanya. Dia menangis, selama ini Rose tak serius dengannya. Apa pendekatan selama satu bulan tak cukup? Hingga dia selingkuh padahal baru 2 minggu mereka jadian.
butuh sukarelawan untuk komen.
salam dari Tata (nama panggilan aku di rumah)
Bersambung
KAMU SEDANG MEMBACA
Bad Boy
Historia CortaTentang anak-anak gang BTS yang Bad meskipun sudah kuliah. Tentang anak-anak gang BLACKPINK yang hidup dari keluarga sederhana namun berkecukupan. Menjalin cinta dan menghadapi masalah secara bersama-sama. Konflik sedang, bahasa ringan.....
