Drrrrtttt...
Drrrrtttt....
Drrrrtttt....
Senja terbangun mendengar hpnya berbunyi ternyata ada pesan masuk dari mbak ayu yang minta dibukain pintu dengan masih setengah sadar senja langsung ke depan,,
"Hallooo antee sayang gimana tadi dede engga rewel kan antee mbak kepikiran tadi di kantor, tanya mbak ayu sambil melihat sakha yang masih tertidur pulas...
"Aman mbak kan senja antee andalannya sakha, nada mana mbak kok engga ikut pulang? Tanyaku sambil makan barongko dari mbak ayu
" sa ae lu deek, oh kaka nada masih di rumah nenek habis mandi mbak jemput dek, mbak lupa nanti ikut mbak ke polres ya dek apel sebentar habis itu lanjut jalan dek..
" siap boskuu sambil mengacungkan jempol
" nanti biar mbak minta tolong om yudha dek buat bawa mobilnya "teriak mbak ayu dari balik pintu kamar mandi
" kenape sama itu orang mbak senja bisa kok nganter mbak
" ah lu dek mumpung lagi ada mas mas pundak berat pepet teruslah deh lumayan kan bisa cuci mata juga lu, ucap mbak ayu sambil ketawa
" senja gamau mbak pundak berat sih pundak berat tapi dinginnya kaya gunung bromo itu orang duhh ucap senja males
" ha ha ha parah lu dek, yudha itu banyak yang mengantri lho disini termasuk mbak mbak wara, kata mbak ayu sambil keluar kamar mandi
" tidaak ucapku tegas sambil menyilangkan tangan di dada
pukul 18.20
Tok...
Tok...
Tok..
Iya tunggu sebentar jawab senja setelah buka pintu ternyata menampilkan sosok yudha yang sudah siap dengan menggunakan jaket hitam yang membuat yudha terlihat tampan..
" oh ada om yudha bentar tunggu sebentar ya om sambil menyerahkan kunci mobil"
"Iya jawab yudha datar langsung pergi
"Dasar gunung bromo gumam senja
Setelah selesai semua mereka siap berangkat ke polres iya senja duduk disamping yudha sedangkan ayu sakha dan nada di kursi belakang sepanjang perjalanan yudha cuma berbicara sama mbak ayu, senja yang merasa di kacangin ia hanya mentap keluar kurang lebih 25 menit perjalanan mereka akhirnya sampai di depan polres setelah ayu keluar tinggal yudha dan senja sedangkan nada dan sakha diajak ayu masuk ke polres., tidak ada perbincangan antara mereka berdua padahal senja orang yang paling gampang akrab sama orang tapi ketika sama yudha dia kicep gaada niatan buat bicara..
Kriiiinggg...
Kriiiing...
Kriingggg...
Hp yudha berbunyi sepertinya ada yang telfon tapi tidak di angkat sama yudhaa, senja hanya diam saja sambil berselancar di sosial medianya.. Kriiing kriing hp yudha kembali berdering tetap saja dia engga mengangkat..
" angkat saja om, ucap senja yang masih sibuk dengan dunia mayanya
"Ga penting jawabnya datar
" berisik om, ucap senja ketus
Dengan ogah-ogahan yudha mengangkat telpon tersebut lalu dia keluar dari mobil, senja tidak perduli dengan kepergian yudha tidak lama kemudian yudha balik ke mobil..
" sudah ucapnya
Senja cuma mengangguk paham sambil mendengarkan lagu~~
🎶bila kau butuh telinga tuk mendengar bahu tuk bersandar raga tuk berlindung ku pastikan di garis terdepan meskipun bertepuk sebelah tangan~
Drrrtt 1 pesan diterima 📩
Cepat-cepat senja membuka ternyata mbak ayu bilang kalau ia pulang duluan bareng temennya dan menyuruh senja dan yudha keluar berdua..
" om ini mbak ayu mau pulang bereng temannya kita disuruh jalan, ucapku dengan nada engga enak
" siap jawabnya tegas
Helllooooo man teman maaf kalau ceritanya masih hambaaar bagai kurang garam 🙏, btw senja sama yudha mau jalan kemana yaaa????
KAMU SEDANG MEMBACA
SENJA DIRGANTARA
AcakMelody senja dirgantara seorang mahasiswa semester akhir, gadis tangguh yang sedikit bar bar bingung menentukan masa depannya??? Langit pradipta yudha laki-laki yang bekerja sebagai Tentara Angkatan Udara, berpangkat letnan satu sekarang bertugas...
