Part 27

220 14 2
                                        

****

Lantai 5 FEB umm sudah ramai mahasiswa yang akan menghadiri sempro senja, senja yang menggunakan baju hitam putih serta jas almamater merahnya sudah siap masuk ke dalam ruangan ia sudah membawa beberapa box makanan untuk konsumsi sesekali ia menarik nafas dalam-dalam untuk menghilangkan geroginya.. Dosen pembimbingnya sudah datang dan senja mulai mempresentasikan rencana penelitiannya dari bab 1 sampai bab 3, sudah 1 jam senja berada dalam ruangan akhirnya ia bisa keluar dengan wajah yang bahagia karena semua berjalan dengan lancar tanpa mengulangi seminar proposal kembali..

Ndeng selamat ya akhirnya one step closer ya ndeng "ucap ebby heboh sambil memberi 2 buket bunga dan kado", itu bunganya dari sang mantan terus bonekanya dari gibran "ucap ebby"

Sang mantan? Ini dari raka? Tanyaku kembali, kalau gibran sudah bilang mau kirim hadiah sih "ucapku"

Mentang-mentang ada mas yudha, raka dilupain, malang sekali ka nasib mu?  Ujar ebby dengan nada sedih, mas yudha jadi kesini? Tanya ebby

Sialan kon yo, jadi mungkin masih dalam perjalanan "jawabku"

Dari kejauhan ia melihat nana sama bintang berjalan menghampiri senja

Sensen "ucap nana sambil berlari"

Bagus ya kalian baru datang kemana aja kalian berdua "Ucapku kesal"

Nih buat lo selamat mel akhirnya ya "ucap bintang sambil memasang selempang melody senja dirgantar S.E

Kalau kaya gini kan gue engga jadi kesal sama lo berdua thengkyu mas bin thengkyu nana kan gue jadi bahagia "ucapku dengan lebay ke mereka"

Anjiir jijik gue foto dulu yuk gengs "ajak nana"

Setelah selesai berfoto satu persatu pamit ebby pulang duluan karena sudah dijemput, bintang dan nana juga masih ada urusan kampus,  sedangkan aku masih menunggu mas yudha belum juga datang beberapa kali aku hubungi tak ada jawaban..

Apa aku pulang saja ya kayaknya mas yudha engga bisa datang "batinku walaupun aku sedikit kecewa tapi aku harus berusaha memahami mas yudha karena dia di malang lagi kerja", aku berjalan menuju parkiran di bantu dengan temanku untuk membawa barang-barang yang cukup banyak setelah sampai parkiran aku berterima kasih kepadanya...

Senja tunggu " terdengar suara barinton menghentikan aku"

Aku langsung berbalik ternyata mas yudha dengan nafas yang tersengal-sengal dan keringat bercucuran seperti habis maraton.. Senja kira engga datang " ucapku

Maafkan mas tadi harus menunggu acara selesai baru bisa kesini terus susah sekali pesan ojolnya .."yudha mencoba menjelaskan"

Senja mengajak yudha untuk masuk ke dalam mobil karena mereka jadi perhatian anak kampus karena yudha masih menggunakan loreng birunya

Ayo masuk mas nanti mas di culik sama anak sini" ucapku asal"

Mau dong diculik

Aku langsung melirik yudha tajam ia yang melihat itu langsung masuk ke dalam mobil sambil tertawa..

tadi gimana lancar sayang?

Alhamdulillah lancar mas, ucapku masih fokus ke jalan

Proud of you honey, nanti hadiahnya nyusul ya mas engga sempat cari..

makasih sayang.. Senja engga perlu hadiah dari mas, mas disini saja senja sudah bahagia sekali..

Mereka berdua sampai di kedai kopi sebelum turun ia memakai hoodie

Tau gini aku tadi bawa baju ganti "ucapku sambil memakai hoodie"

Hahaha kamu mirip sales panci kalau pakai baju itu sayang..

Hujat saja teros mas "ucapku sambil mengerucutkan bibir"

Kamu tetap cantik kok sayang, ucap yudha sambil mengacak rambut senja"

Dasar fucekboy kamu mas, engga mempan gombalan mu mas

****

Dua ice americano dan beberapa cemilan menemani sore mereka, banyak hal yang mereka bahas tentang acara yudha hari ini

Sayang "panggil yudha"

heemm "jam senja sambil minum"

Kalau kamu bertemu sama keluarga mas kamu siap? Tanya yudha, mas akhir bulan mau ambil cuti ucapnya kembali

Senja yang mendengar menyembur minumannya ke yudha..

pelan-pelan dong sayang "ucap yudha sambil mengelap ia tak ada marah sama sekali"

Mas yakin mau kenalin aku ke keluarga mas? Tanyaku tak percaya

Kalau mas engga yakin mas engga akan ngajak kamu dong sayang, kalau kamu belum siap mas engga akan maksa kamu sayang..

Bismillah senja siap mas, tapi mama mas engga galak kan mas? Tanyaku kepo

Yudha yang mendengar jawaban senja langsung senyum bahagia.. Terima kasih sayang ucapnya sambil memegang tangan senja.. Mama ku suka gigit orang sayang

Senja langsung bergidik ngeri, dan mengangguk pasrah

Hahahaha yudha kembali tertawa berhasil mengerjai senja kembali...

Bang yudhaaa "teriak seorang wanita langsung bergelayut manja di bahu yudha"

Senja yang melihat itu langsung muncul kilat" kemarahan dimatanya "siapa perempuan ini berani-berani" batin senja

Dina..ucap yudha yang sangat kaget melihat dina langsung menjauhkan dirinya dari dina

Bang yudha apa"an sih dina kan kangen bang yudha kenapa engga kasih tau dina kalau ke malang "cerocos dina"

Senja masih diam ia masih menunggu yudha menjelaskan siapa wanita ini, yudha yang melihat ekspresi datar senja ia langsung menelan ludah

Sayang kenalin ini dina teman mas "ucap yudha memperkenalkan dina"

Lebih tepatnya mantan pacar sahut dina

Senja hanya ber oh ria mendengar jawaban dina

Oh jadi gara" perempuan ini mas dingin sama aku "cibir dina"

Sialan ini perempuan maksudnya apa bilang seperti itu batin senja

Kita sudah lama tak ada hubungan jadi berhenti seolah-olah kita masih ada hubungan, saya tekankan lagi ini senja kekasih saya. Ucap yudha tegas

Dalam hati senja ia tersenyum mendengar perkataan yudha

Abang engga salah pilih dia daripada dina dia masih bocah bang, cuma dina yang pantas buat abang kita sama-sama sudah bekerja dia apa bang masih belum jelas mau jadi apa?

Senja yang mendengar itu langsung mendidih ingin sekali kasih hadiah buat mulut si mbak itu

Mba segitu engga lakunya? Percuma mba mba dewasa mba sudah kerja tapi kalau attitudenya engga ada? Kataku menohok

Sialan kamu ya bocah kamu itu engga pantas sama bang yudha ngaca kamu itu..

Jaga ucapan kamu ya dina, kamu sudah keterlaluan "ucap yudha sambil menahan emosinya"

Kenapa jadi dina yang salah dia yang salah bang dia sudah merebut dina dari abang

Sakit jiwa ini orang "batin senja"

Cukup din sebaiknya kamu pergi dari sini atau saya panggilkan satpan karena kamu telah mengganggu disini "ucap yudha"

Oke saya pergi, awas kamu masalah kita belum selesai "ancam dina ke senja"

Senja tak memperdulikan ucapan dina itu sekarang ia hanya mau penjelasan dari yudha...












SENJA DIRGANTARATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang