Minggu, 9 Februari 2020
18.24 WIB
Ditemani denting jam yang terus melaju
Juga kumandang adzan yang terdengar merdu
Sebening swarovski meluncur di pipiku
Kala melihat foto tentangmu
Sudah kutahan dari semalam
Agar tetes air itu tak jatuh lagi
Nyatanya ketika mataku terpejam
Setetes air itu tak dapat kubendung lagi
Aku mengenalmu tapi tidak denganmu
Aku sangat ingin bertemu
Tapi sekarang itu tak akan pernah terjadi
Karena kau telah pergi dan takkan kembali
Doa kami semua menyertai kepergianmu
Tangis duka mengiringi jasadmu
Kau pergi dengan rasa bangga
Semoga kau tenang di alam sana
-kh
Sabtu, 4 Juli 2020
KAMU SEDANG MEMBACA
Bumaga i Ruchka
PoesíaUntuk Para Penikmat Kata Kata yang tak pernah bisa terucap Menjelma menjadi kumpulan kalimat
