Jumat, 11 September 2020
10.11 WIB
Bintang yang setiap malam aku kagumi
Kini hilang dari peredaran
Bulan yang senantiasa berseri-seri
Juga lenyap terhalang gumpalan awan
Tanpa cahaya hanya ada gelap malam
Tanpa suara kutemukan diriku demam
Gigi bergemeletuk menahan kedinginan
Suara serigala menyalak di keheningan
Mata terpejam merasakan sentuhan
Telapak tangan hangat dari belakang
Dingin yang sempat membuat bulu kuduk meremang
Tergantikan hangat dari nyamannya sebuah pelukan
Dekapan semakin erat ketika tubuh dipaksa berhadapan
Tubrukan dua pasang netra yang tak terelakkan
Iris hijau zamrud bertemu cokelat terang
Tak disadari pagi baru saja menjelang
-kh
Jumat, 11 September 2020
KAMU SEDANG MEMBACA
Bumaga i Ruchka
PuisiUntuk Para Penikmat Kata Kata yang tak pernah bisa terucap Menjelma menjadi kumpulan kalimat
