Chapter 2

18.4K 1.4K 27
                                        

Bel istirahat sudah berbunyi. Para murid berhamburan keluar menuju kantin karna perut sudah keroncongan. Rigel membereskan alat tulisnya, sama hal nya dengan Aksa

"Sasa mau ke kantin?" Tanya Rigel menatap Aksa

"Gue bukan Sasa! Nama gue AKSA, A-K-S-A you know?! Nama gue udah bagus bagus Aksa malah jadi Sasa, emang gue micin apa Sasa" Protes Aksa kesal setengah mati. Bagaimana tidak kesal, Rigel sedari tadi memanggilnya Sasa.

"Ya kan gue panggil lo Sasa, masa mau 'Ak' sih aneh lo" Bela Rigel kesal

"Terserah lo aja dah! Puyeng gue sama lo" Pasrah Aksa. Tidak akan ada habisnya jika berdebat terus menerus dengan teman baru sebangkunya ini

"Okey udah fiks yah gue panggil lo Sasa" Ucap Rigel santai sambil menaik turunkan alis nya merasa menang berdebat. Aksa pun hanya bisa berdecak kesal melihat ekspresi menyebalkannya Rigel

"Hah... terserah terserah" Ucap Aksa lelah sambil mengibaskan tangannya sedangkan Rigel hanya cengengesan tak jelas

"Hey!" Panggil seorang pemuda di belakang Rigel. Rigel dan Aksa kompak mengalihkan tatapan mereka ke asal suara dibelakang

"Lo ke gue?" Tanya Rigel sambil menunjuk dirinya sendiri memastikan

"Iya lah! Emang siapa lagi di sini selain kalian berdua" Ucap pemuda itu dengan memutar bola matanya malas. Rigel sontak melihat sekeliling kelas dan ternyata hanya Rigel dan Aksa berdua yang masih berada di kelas, di tambah pemuda itu dan temannya

"Kenapa?" Tanya Aksa

"Kenalin gue Bara sama temen gue Tristan GGS" Ucap Bara, pemuda yang tadi memanggil dan memperkenalkan dirinya. Teman nya yang bernama Tristan disebelahnya langsung menjitak kepala Bara karna meledek namanya

"Nama gue CUKUP Tristan aja, bego! Bukan Tristan GGS, gue bukan jadi jadian vampir" Protes Tristan kesal dengan decakan pelannya. Bara mengelus kepala nya menjadi korban jitakan Tristan

"Seterah gue dong! Lagian lo namanya mirip sama Tristan GGS, jangan salahin gua doang" Bela Bara sambil mencebikan bibirnya. Tristan yang melihat ekspresi 'menjijikan' temannya itu bergidik ngeri

"Lo gak usah kaya gitu! Merinding gue ngeliatnya" Celetuk Tristan sambil mengelus tangannya yang terasa merinding dan Bara hanya berdecak kesal dengan celetukan Tristan

"Nama lo siapa?" Tanya Tristan kembali beralih ke arah Rigel dan Aksa

"Rigel" Jawab Rigel dengan senyuman lebarnya

"Ohh Rigel, tuh di samping lo siapa? Yang lo sebut sebut di kirain dia pingsan" Tanya Bara sambil menunjuk Aksa dengan dagunya. Aksa yang mendengar pernyataan tersebut, melotot tak terima

"Heh jaga ya omongan lo! Gue gak pingsan, gue lagi tidur!" Balas Aksa sewot

"Ya tau jangan bilang gitu, gue tadi cuman bercanda kok" Lerai Rigel takutnya dengan senyum canggungnya merasa cukup bersalah

"Tuh denger" Cibir Aksa

"Ya ya ya gue nyerah! Kuy ke kantin" Ajak Tristan, sebelum Rigel menjawab ada seseorang memanggil dirinya

"El" Panggil seseorang di ambang pintu. Rigel, Aksa, Tristan, dan Bara kompak menoleh ke belakang siapa yg memanggil Rigel

Bara, Aksa dan Tristan kaget karna Rigel ada dua. Mereka bertiga menatap Rigel dan Regal bergantian beberapa kali

"Rigel ada 2?" Gumam Aksa heran

"Kok lo ada 2 gel? Lo pake kage bunshin?" Tanya Bara

"Dia siapa Gel? Buset lo ada 2" Ucap Tristan

The Twins (Tamat)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang