Twins Boy 19

4.9K 450 7
                                        

"Bagimana dia bisa tau?" Batin Syasya kaget. Regal tersenyum miring melihat Syasya kaget

"Lo suka bawa cowok ke apartemen lo dan melakukan yg sangat menjijikan! Dan lo juga suka bawa om om ke apartemen lo juga!! Lo itu bitch tau gak suka rayu cowok sana sini!! Badan lo itu udah ternodai oleh cowok cowok yg lo ajak ke apartemen lo! Satu lagi, kalau lo berani berani ngerayu kembaran gue, gue gak akan anggap lo cewek, dan gue juga akan bunuh lo!!" Ucap Regal dingin dengan tajam. Orang orang yg berada di pesta itu kaget lalu memulai membicarakan Syasya. Syasya sangat kaget karna Regal tau kelakuannya, Regal tersenyum miring

"Gue do'ain lo hamil Sya kalau lo sering melakukan hal menjijikan itu" Sambung Regal datar lalu menghampiri Rigel yg masih mabuk. Syasya membatu dengan perkataan Regal. Mona berlari untuk menghampiri kedua anaknya, sebenarnya Mona sedari tadi memerhatikan Regal dan Syasya adu argumen, saat Mona ingin menghampiri Regal, Verrel menahan pergelangan tangan Mona

Verrel masih santai santai aja memerhatikan anaknya, karna Verrel sudah tau kelakuan Syasya di luar sana. Verrel saja kaget karna Regal tau kelakuan Syasya

"Al" Panggil Mona menghampiri Regal. Regal menoleh ke belakang dengan berjongkok

"El gak papa Al?" Tanya Mona khawatir dengan Rigel.

"Enggak papa bun, Rigel cuman mabuk berat" Jawab Regal menenangkan Mona. Mona menghela nafasnya lalu menatap tajam Syasya di sampingnya. Mona sangat jarang kalau marah marah, karna Mona sangat lembut. Tapi ini anaknya, Mona akan sangat marah kalau terjadi dengan kedua anaknya

"Saya kecewa sama kamu! Di kirain saya kamu itu sangat baik dan lembut, tapi di luar sana kamu sangat liar bahkan bermain main dengan lelaki apalagi om om! Kamu sangat menjijikan!!" Ucap Mona tajam menusuk. Syasya menunduk pasrah karna aib nya terbongkar, Syasya mengepalkan kedua tangannya

Frans berlari ke arah putrinya di ikuti istrinya. Frans tidak percaya kalau anak nya berbuat buruk sama hal nya dengan Siska istrinya.

PLAK..

Frans menampar Syasya karna sangat kecewa dengan Syasya. Muka Syasya menoleh ke samping karna di tampar oleh Frans, Frans menatap Syasya kecewa

"Papah kecewa sama kamu Sya" Ucap Frans pelan. Sedangkan Siska menangis menatap putrinya dengan pandangan tidak percaya

Verrel menghampiri Frans lalu menepuk pundak Frans, Frans menoleh ke samping melihat siapa yg menepuk pundaknya

"Urusan keluarga bisa nanti, kalian lanjutkan acaranya, dan saya mau pulang karna keadaan anak saya" Ujar Verrel dengan senyum tipisnya

"Maaf kan kelakuan anak saya tuan Verrel" Ujar Frans menyesal sambil membungkukan badannya

"Ahh tidak papa, tapi kamu didik lebih keras lagi putri mu agar tidak melakukan hal hal begitu lagi dan membuat dia menyesal" Ucap Verrel datar. Frans menegakan badannya lalu mengangguk

"Baiklah! Kalian lanjutkan pestanya, anggap kejadian tadi gak ada" Ucap Verrel tegas ke para tamu. Mereka semua mengangguk cepat karna tidak mau berurusan dengan tuan Adhitama, lalu pesta di mulai dengan aman.

Mona duduk di samping Rigel yg sedang mabuk, Mona mengelus rambut lebat milik Rigel  lembut. Rigel menoleh ke samping di mata satu

"Ahh kekey di sini! Kekey kepala Rigel pusing banget" Adu Rigel ke Mona. Rigel setiap menatap seseorang kalau lagi mabuk, pasti pikirannya Keisya mau berwujud cowok juga, di anggap Rigel itu Keisya

Rasanya Mona ingin tertawa melihat anaknya kalau lagi mabuk sangat lucu apalagi menyebut nyebut cewek

"Iya nanti Rigel pulang ya" Ucap Mona lembut, sementara Rigel mengangguk pelan, pipinya memerah Seperti pakai blush on

The Twins (Tamat)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang