Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

Twins Boy 46

3.1K 309 8
                                        

Rigel mengajak Keisya ke taman rumahnya yg berada di belakang rumah. Sesampainya di sana, Rigel duduk di bangku taman di ikuti Keisya si sampingnya. Mereka berdua hanya diam tidak mengatakan apapun, Rigel menghela nafasnya pelan lalu berhadapan dengan Keisya

"Key" Panggil Rigel. Keisya langsung menatap Rigel sulit di artikan

"Hmm kekey udah tau kan kalau gue sama Al mau ke London sampe 5 bulan atau 6 bulan, jadi Kekey tunggu gue sampe kembali ya?" Ucap Rigel sambil mengerjapkan matanya beberapa kali polos. Keisya menahan senyumnya melihat muka polos Rigel yg akan di rindukan nya

"Gue janji gak akan deketin cewek di sana kok, jadi Kekey jangan khawatir" Sambung Rigel saat Keisya ingin berkata sesuatu. Keisya terkekeh lalu mengelus rambut Rigel

"Aku bakal tunggu kamu Gel, aku juga gak akan deket sama cowok lain selain sahabat kamu" Balas Keisya lembut membuat senyum Rigel terbit

"Bener ya?" Tanya Rigel dengan antusias. Keisya terkekeh lalu mengangguk

"Kekey tunggu bentar" Ucap Rigel langsung lari meninggalkan Keisya. Keisya menggeleng kan kepalanya melihat kelakuan Rigel yg kekanakan. Tidak butuh waktu lama, Rigel kembali dengan kedua tangan di belakang

Keisya menyerngit dahinya heran ingin tau apa di belakang badan Rigel. Rigel mendekat ke arah Keisya yg masih duduk di kursi dengan senyuman lebarnya

"Kekey tau gak di belakang gue apa?" Tanya Rigel polos sambil memiringkan kepalanya. Keisya menggeleng kepalanya tak tau

"Tada!!" Seru Rigel semangat sambil menyodorkan kalung yg sangat indah dengan liontin bintang di tengah. Keisya membelalak kaget melihat kalung indah itu

"Gue udah lama beli ini pas kelas 10! Asalnya gue mau kasih ke kekey tapi ya gue malu hehehe" Ucap Rigel cengengesan. Keisya tersenyum malu karna menurut Keisya ini romantis meskipun Rigel begitu polos

"Gue pakein ya" Ucap Rigel lalu memasangkan kalung dari depan sambil berjongkok mensejajarkan dengan Keisya yg lagi duduk, kepala Rigel berada di samping leher Keisya karna lagi memasangkan kalungnya. Sedangkan Keisya menahan nafasnya karna saking dekatnya dengan Rigel

"Tolong awasin rambut kekey" Ucap Rigel pelan membuat Keisya bergidik ngeri lalu menyingkirkan rambut panjangnya agar Rigel gampang memasangkan kalungnya.

"Nah udah!" Seru Rigel lalu menjauhkan kepala nya dengan senyum lebarnya. Tapi muka Keisya memanas sampai berwarna merah membuat Rigel kaget

"Loh loh kok mukanya merah?! Kekey demam?!" Tanya Rigel panik lalu tangannya ke kening Keisya. Keisya menepis pelan tangan Rigel karna malu

"A-ku gak pa-pa" Jawab Keisya gugup. Rigel menghela nafasnya lega lalu duduk di samping Keisya. Keisya memegang kalung bintang itu dengan heran

"Kenapa bintang?" Tanya Keisya

"Itu arti nama gue! Rigel artinya bintang paling terang di rasi Orion dan bintang paling terang ketujuh di langit malam" Jelas Rigel dengan senyuman nya. Keisya membalas senyuman Rigel lalu menatap liontin kalung itu

"Aku juga suka bintang" Gumam Keisya

"Kekey bilang apa?" Tanya Rigel. Keisya hanya menggelengkan kepalanya

"Kalau Kekey kangen sama gue, tinggal liat kalung itu aja. Kalung itu juga sama kaya gue" Ucap Rigel dengan senyum tipisnya sedangkan Keisya mengangguk paham

"Kalau kamu?" Tanya Keisya

"Hah? Emang kenapa sama gue?" Tanya balik Rigel tak paham. Pipi Keisya sontak memerah karna malu mengucapkan

"Ka-mu eng-gak hmmm a-nu itu apa ya a-ku su-sah jela-sin" Ucap Keisya sangat gugup sambil memilin jari jarinya. Rigel mengerjap matanya beberapa kali belum mengerti

The Twins (Tamat)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang