Twins Boy 33

3.7K 324 5
                                        

Bel masuk sudah berbunyi, para murid langsung memasuki kelas masing masing. Rigel duduk di bangkunya sambil menopang dagu, kejadian kemarin masih terngiang ngiang di kepalanya. Rigel menghela nafasnya kasar, lalu menelungkupkan kepalanya menunggu guru yg datang.

Tak lama kemudian guru wali kelas datang sambil membawa map map entah apa isinya. Bu Rahma wali kelas ini, menyapa para murid nya dengan senyuman manisnya

"Pagi anak anak!" Sapa Bu Rahma berdiri di depan papan tulis

"Pagi bu!!" Balas para murid semangat

"Ibu pingin nanya, kalian tau siapa yg pecahin kaca gudang?" Tanya Bu Rahma ke murid nya. Para murid bertanya tanya kenapa kaca gudangnya pecah. Sedangkan Regal dkk, Rigel dkk, Jesica dan Keisya hanya diam pura pura gak tau

"Kalian gak tau?" Tanya Bu Rahma. Semua murid menggelengkan kepalanya tak tau

"Soal nya tadi ibu di kasih tau sama penjaga sekolah, kalau kaca gudang pecah, ada kursi patah juga di situ" Jelas Bu Rahma. Para murid mengangguk mengerti dengan penjelasan Bu Rahma

"Gila tuh kursi sampe patah" Bisik Bara ke Tristan

"Kalau Regal lempar kursi ke muka gue, muka gue langsung remuk paling" Balas Tristan bergidik ngeri

"Kemarin gue sampe ngeri ngeliat tuh Regal ngamuk, baru pertama kali ini gue" Bisik Bara

"Sama gue juga" Balas Tristan. Keduanya bergidik ngeri dengan kejadian kemarin saat Regal ngamuk

"Bara, Tristan kalian bisikin apa?" Tanya Bu Rahma. Bara dan Tristan langsung menoleh ke Bu Rahma dengan senyum lebarnya

"Enggak kok Bu! Kita bisikin Aksa, kalau Aksa suka ngupil" Jawab Bara dengan cengiran nya. Aksa  melotot horor ke Bara

"Heh Barat laut! Gue gak pernah ngupil ya! Fitnah lo, ngapain lo bisik bisik tentang gue?!" Ucap Aksa ngegas

"Gak usah ngerem Sa! Santai santai, gue bukan ngomong in lo kok" Balas Bara dengan cengiran nya. Aksa berdecak kesal

"Ngegas bego, bukan ngerem" Ucap Tristan kesal

"Lah suka suka gue dong! Gue pengen yg terbaru, jadi ngerem, bosen gue ngegas mulu" Balas Bara santai. Dafa yg berada di depan bangku duo laknat ini menggelengkan kepalanya maklum

"Kenapa juga gue jadi sahabat lo berdua" Gumam Dafa

"Udah udah kalian jangan ribut, sekarang kita mulai belajar nya" Ucap Bu Rahma lalu menghampiri mejanya

Mereka memulai belajar seperti biasa. Ada yg serius nulis, ada yg main ponsel diam diam, ada yg makan camilan di pojok, ada yg tidur, ada main main, ada juga yg jahilin temennya. Siapa yg di sekolah kaya gitu, acungkan tangannya wkwk

Tok.. Tok..

Para murid langsung menoleh ke arah pintu. Bu Rahma menghampiri pintu lalu membukanya, Bu Rahma sedang mengobrol dengan guru lain, dan di sampingnya ada murid. Bu Rahma memasuki kelas lagi dan berdiri di depan kelas

"Anak anak mohon diam!" Ucap Bu Rahma tegas. Para murid langsung terdiam mendengarkan Bu Rahma

"Nah bagus, anak anak sekarang kita kedatangan murid baru" Ucap Bu Rahma dengan senyuman nya. Para murid langsung heboh karna ada murid baru

"Cewek atau cowok bu?" Tanya ketua kelas

"Cewek setengah cowok" Canda Bu Rahma dengan tertawa kecil

"Itu mah Jesica bu!!" Ujar Tristan. Para murid langsung tertawa dengan ucapan Tristan. Jesica melempar pulpen nya ke arah Tristan, dan tepat sasaran ke kening Tristan

The Twins (Tamat)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang