Haechan tersenyum ketika sampai dirumah nya bersama mark, melihat jeno yg sedang menonton tv dengan beberapa bungkus cemilan di hadapan nya.
"Eyy apa kamu selalu memakan semua makanan, tidak sehat itu selama aku tidak ada?" Haechan menghampiri jeno dan menoyor kepala jeno dari belakang
Jeno menoleh lalu mendecih sebal
"Apa kalian sudah baikan lagi? Jangan bertengkar lagi merepotkan ku!" Jeno berdiri lalu berlalu, meninggalkan mark dan haecan memasuki kamar nya.
Haechan terekekeh geli lalu menatap mark "selama dirumah ibu, jeno menjadi gofood pribadiku apa dia bercerita padamu? Dia pasti akan menjadi paman yg baik untuk baby" ucap haechan menyenderkan kepalanya, kepada dada mark.
Mark mengelus rambut haechan "iya dia berecerita kepadaku kenapa tidak meminta kepadaku saja?" Ucap mark berbohong, padahal dia tidak tahu dia bersama jaemin selama haechan tidak ada dirumah.
Haechan tersenyum lalu menangkup pipi mark mengecupi bibir mark "kamu gk peka"
Mark memeluk haechan, menghirup aroma tubuh haechan yg dia rindukan sungguh mark sangat merindukan haechan!
"Aku kangen kamu sampe mau mati rasa nya sayang"
Haechan memejamkan matanya mengingat kata kata itu juga pernah mark lontarkan untuk jaemin haecan meremat kemeja mark hati nya sakit!
"Mark bunda dan dady sedang berada di korea, aku mengajak mereka makan malam bersama besok aku juga mengundang ayah dan ibuku tak apa kan? Aku ingin memberi kejutan kecil untuk kalian"
Mark mengangguk menyetujui apa yg haechan ingin kan, kejutan kecil? Mungkin haechan akan memberi tahu kabar kehamilan nya kepada anggota keluarga nya pikir mark.
Tapi sebentar, haechan tidak mencurigai atau membahas tentang jaemin apakah haechan sudah memaafkan nya?
***
Mark memeluk tubuh haechan, menciumi wajah haechan sesekali melumat bibir haechan, mengelus perut nya dengan lembut.
"Baby dady ingin mengunjungi mu apa kah boleh?" Mark menatap bola mata haechan meminta ijin untuk menyetubuhi nya, mark sudah tidak tahan dia merindukan haechan.
Haechan mengangguk pasrah mengecup bibir mark dan mengelus pipi mark
"Baby juga merindukan dady maka puaskan lah malam ini dady"
Mark mengubah posisi nya mengungkung haechan di bawah nya, langsung membuka semua pakaian haechan tanpa menyisakan sehelai benang pun mark sudah tidak bisa menahan ini! Mark sudah sangat menginginkan nya.
"Nghh.."
Mark menciumi leher haechan, menghisap puting haechan sesekali lalu membuka paha haecan agar mengangkang .
Mark menggesekan kejantanan nya di lubang haechan sungguh basah dan berdenyut sangat menggoda!
Haechan mendorong pantat mark agar memasukan kejantanan nya secepat mungkin karena tidak munafik haechan juga sudah merindukan nya.
Mark memasukan kepala kejantanan nya lalu menatap haechan, meminta ijin memasukan penis nya dengan kasar.
Haechan mengangguk seolah mengerti dengan tatapan yg mark berikan.
Mark memasukan kejantanan nya dengan sekali sentakan, menatap wajah haechan yg terengah dan bercucuran keringan.
"Ahh.. ouhh" haechan memejamkan matanya kala merasakan benda panjang panas besar dan keras itu ada di dalam nya, haechan menggerakan pinggul nya pelan meminta mark segera memulai nya.
Mark memaju mundurkan kejantanan nya pelan, menikmati setiap kedutan lubang haechan bibir mark mengecupi bibir haechan yg sedikit membengkak.
"Ahh.. ouhh aachh yeahh sayangg nghh" haechan mendesah merasakan kenikmatan yg sangat luar biasa, tangan nya memeluk leher mark menyalurkan rasa nikmat yg dia rasakan.
Mark memaju mundurkan kejantanan nya semakin cepat, mata nya tak lepas menatap wajah haechan yg berkeringat mendesah kan nama nya ahh sungguh nikmat sekali rasanya!
"Ahhh.. haechan mhh" mark mengerang ketika merasakan lubang haechan mencengkram kejantanan nya dengan kuat
"Ahhh hyung aku tidak tahan ouhhh yeahh" haechan menggeleng pelan mencengkram bahu mark haechan juga merasakan penis mark srlemakin membesar di dalam sana.
"Bersama sayang nggh" mark semakin mempercepat genjotan nya kepada haechan mencari titik nikamat dia dan haechan
"Ahhh.." haechan dan mark mengerang bersama ketika mendapat pelepasan mark mencabut kejantanan nya lalu tertidur disamping haechan, tangan nya berniat memeluk haechan kedalam pelukan nya namun haechan tiba tiba bangun dan memunguti baju nya mark mengeryit tidak biasanya haechan seperti itu.
"Aku akan ke toilet dulu hyung"
Mark terdiam melihat haechan yg masuk ke kamar mandi pribadi di dalam kamar mereka.
Haechan terisak kecil memasukan jari nya kepada lubang nya mengeluarkan sperma mark yg tersisa di dalam lubang nya.
"Ini yg terakhir baby tidak boleh merindukan dady lagi oke?" Tangan sebelah haechan sibuk mengelus perut nya sebelah tangan nya masi sibuk mencoba mengeluarkan sisa sperma yg bisa keluar di dalam lubang nya menjijikan pikir haechan.
***
Hari ini telah tiba keluarga mark dan haechan berkumpul, menikmati makan malam bersama, sesekali mereka tertawa di sela makan malam mereka.
Makan malam pun selesai haechan mengajak semua anggota keluarga tersebut berkumpul di ruang tv, menyalakan tv yg haechan sambungkan dengan ponsel nya mempertontonkan sebuah video yg memberi tahu bahwa mark dan haechan akan segara memilik bayi
Bunda dan dady lee bertepuk tangan ketika melihat video tersebut sama hal nya dengan kedua org tua haechan mereka semua bahagia disana.
Mark yg duduk di samping haechan menarik haechan kedalam pelukan nya menciumi kening haechan.
"Sebentr lagi kejutan kedua akan di mulai" ujar haechan tersenyum menatap semua org yg berada di dalam sana
Semua org kembali fokus kedalam layar tv yg menghintam lalu
1..
2..
3..
"Ahh.. yeahh markk nghh"
Layar tv menunjukan mark dan jaemin sedang bersetubuh!
Semua org di dalam sana terkejut melihatnya menatap mark dengan tatapan shock, jeno berdiri dari duduk nya mentap mark tajam
Haechan tersenyum namun air mata nya mengalir membasahi pipi nya haechan menangis melepas pelukan mark
Mark terdiam pikiran nya kosong dia benar benar tidak menyangka haechan akan melakukan ini kepadanya
"Aku tidak bisa menyembunyikan ini lebih lama lagi ini terlalu menyakitkan untuk ku, mark hyung mari berpisah.." haechan berucap di tengah isakan nya bunda mark menangis menatap menantu kesayangan nya
Semua org sana terdiam ibu haechan ikut menangis jeno juga menitikan air mata nya
"Kalian bisa melihat bayi ini kapan saja kalian ingin kan aku tak akan melarang bayi ini untuk mengenal keluarga nya terutama paman jeno yg baik"
"Aku juga tak akan melarang mu untuk mengunjungi bayi ini hyung tak usah khawatir aku akan merawat nya dengan baik" lanjut haechan air mata nya tak henti nya turun membasahi wajah nya suara haechan bergetar menahan isakan
Ayah haechan berdiri ibu haechan menghampiri anaknya untuk menarik haechan kedalam pelukan nya lalu menuntun haechan keluar dari rumah nya bersama mark di buntuti oleh ayah haechan.
Jeno mengepalkan tangan nya menatap mark tajam bunda mark tak henti menangis menyerukan nama haechan
Ayah lee terdiam menatap mark dengan aura membunuh nya mark hanya diam dia masih belum bisa memporses segala nya apa maksudnya? Haechan pergi meninggalkan nya? Tidak boleh haecan tidak boleh pergi!
Jeno menghampiri mark yg masih tak bergeming menatap kakak nya tajam
BUGH!
"BRENGSEK"
KAMU SEDANG MEMBACA
Selir 🔞
Rastgele"aku mencintai kedua nya" mark lee BxB Tolong untuk tidak membawa konten ini kedalam kehidupan nyata idol.
