12🔞

59.3K 2.4K 334
                                        

Haechan terbangun dari tidur nya, membuka mata nya secara perlahan menatap mark dan mina yg berada di hadapannya, mina tertidur di tengah tengah mark dan haecan, mark tak melepaskan pelukan nya semalaman di tubuh mina, mina pun terlihat nyaman berada dalam pelukan mark sungguh menggemaskan! Wajah mina dan mark benar benar mirip! Lalu haechan mengambil ponsel nya memotret mereka berdua yg masi tertidur.

Tangan haechan terulur mengelus rahang mark, menatap wajah mark dalam dalam haechan sangat merindukan mark.

Bohong, jika haechan mengatakan dirinya sudah melupakan mark nyata nya, haechan masih merindukan pria ini tiap malam berharap mark kembali pada nya.

Namun ketika mengingat apa yg telah mark perbuat kepadanya haechan membenci nya benar benar membenci semua itu!

Mark mengerjap kan mata nya terbangung ketika merasakan pipi nya di elus secaraa halus, dia dapat melihat haechan di hadapan nya lalu tersenyum.

"Pagi" ujar mark degan suara serak nya, haechan terkejut mendengar suara mark menarik tangan nya menjauh dari wajah mark.

"Hmm, ya hyung pagi" haechan memalingkan pandangan nya kesembarang arah pipi nya terasa panas.

Mark bergerak pelan kearah haechan sangat pelan takut membangunkan mina lalu mengungkung tubuh haechan di bawah nya.

"Morning kiss?"

Haechan mendorong dada mark, namun mark semakin mempersempit jarak mereka menempelkan bibir mereka berdua hanya menempelkan nya.

Haechan memundurkan wajah nya dengan susah payah "hyung mina bisa terbangun kapan saja ayok mandi aku akan membuat sarapan setelah itu pulang ja--- Mmpphss"

Mark membungkam bibir haechan, melumat belah bibir haechan dengan rakus mengigit bibir nya agar haechan membuka bibir nya.

Haechan kembali pasrah, dia membalas lumatan mark, mengikuti alur permaninan mark, meremas rambut mark, sesekali menggigit bibir bawah mark.

Tangan mark membuka kancing baju haechan, lalu mengelus puting haechan yang sudah menegang, sesekali memilin puting haechan.

"Ahhmmpp hyung mhpp" haechan mengerang di dalam cumbuan mereka mendorong mark agar melepas ciuman merka.

"Itu sakit hyung ssh.. " haechan berhasil melepas ciuman mereka membenarkan kancing baju nya yg terbuka.

"Maaf.." mark kembali menciumi leher haecan, lalu berujung kembali menyatukan bibir mereka berdua haechan menggeleng ketika mark mulai melumat bibir nya, kedua tangan nya di tahan paksa oleh mark.

BUGHK!

Mina melempar sebuah bantal kepada mark memukul mark dengan brutal tanpa henti membuat mark menjauhan diri dari haechan dan meringis kesakitan.

"DAD NDA BOYEH MAKAN MOM! (dad tidak boleh makan mom)"

***

Haechan sedang membuat sarapan di dapur, mina tak melepaskan pelukan nya di kaki haechan terus menghindari mark, dan berada di samping haechan seolah olah akan menjaga haechan ketika mark melakukan kejahatan.

Mark hanya terdiam menatap mina dan haechan ketika mark mendekati mereka berdua mina akan menjerit kencang, mark melihat haechan kesusahan dengan mina yg terus memeluk kaki nya .

"Haecan sebaiknya kita pesan makan di luar saja"

"Tidak hyung aku sudah selesai" haechan membawa nasi goreng di nampan  meletakan nya di meja makan "maaf aku hanya bisa memasak ini mina rewel sekali" kemudian mendudukan mina

Mina memegang sendok dan garpu di kedua tangan nya, menghentak hentakan nya di meja menatap mark tajam .

"Dad puyang! (Dad pulang!)"

Mark bukan nya merasa terusir oleh mina, dia malah tertawa melihat anak nya menggemaskan.

"Tidak boleh begitu dad akan menghabiskan dulu makanan nya lalu pulang"

"Apa dia selalu seperti itu jika kesal haechan?"

Haechan mengangguk menatap mark

"Bahkan aku pernah tidak sengaja sedang berciuman dengan jaehyun lalu mina tiba tiba terbangun dia menangis sangat kencang tidak berhenti, mina terus mengusir jaehyun akhir nya dia behenti menangis setelah jaehyun pulang"

Mark terkekeh mendengar cerita haechan mark sepertinya tidak perlu khawatir haechan akan di sentuh org lain.

Mereka pun sibuk kembali dengan sarapan makanan mereka.

Haechan menatap mark yg sedang menikmati makanan nya, dia berfikir sejenak harus kah dia membicarakan hal yg semalam mina ceritakan kepada haechan?

"Mark.."

"Yaa?"

"Aku tidak bermaksud mengadu padamu tapi aku pikir sebaik nya mulai skrg jangan pertemukan mina dengan jaemin, semalam mina bercerita ketika kamu sedang membersihkan tubuh, ia bercerita bahwa jaemin memberikan segala nya kepada hyunjin dan mengabaikan mina...”

"Aku tidak menyalahkan jaemin mungkin jaemin sedang lelah dengan anak anak, untuk saat ini aku tidak mau mina bertemu dengan jaemin kamu bisa melihat mina kesini atau kerumah ibu tapi tidak lagi untuk membawa nya menginap atau berlibur bersama"

"Tapi haechan jaemin juga ibu untuk  mina, dia tidak mungkin membahayakan mina"

"Aku tahu maka dari itu aku tidak mau mina sudah menimbulkan rasa benci dari kecil pada jaemin, aku akan mengijinkan mina mengenal keluarga mu ketika dia sudah mengerti agar tidak terjadi salah paham di pikiran nya hyung"

Mark  mengangguk menyetujui pemikiran haechan, pasti itu yg terbaik untuk mereka semua.

"Lalu hyung tolong lupakan kejadian semalam anggap saja itu sebuah kesalahan dan lupakan saja itu tidak pernah terjadi.."

Apa kata haechan barusan sebuah kesalahan? Kesalahan yg sama sama mereka nikmati? Lupakan? Bahkan sampai detik ini mark rasa nya masi bisa merasakan betapa panas nya semalam, bagaimana bisa mark melupakan nya!

TBC

Selir 🔞Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang