Happy reading chingu
Terlihat tiga orang gadis berlarian, tidak peduli dengan orang² disekitar mereka yang menatap mereka bingung dan aneh
Salah satu dari mereka tidak sengaja tersandung kakinya, dan dua orang gadis lainnya menolong nya
.
.
.
.
.
.
"sekarang kita bagaimana, seperti nya mereka masih mengejar kita" seorang gadis mungil bertanya pada dua orang gadis lainnya
"Yang pasti kita harus pergi dari sini Luhan" gadis bernama Irene tersebut menanggapi pertanyaan Luhan
"Aku tau Irene, tapi masalah nya kita harus pergi kemana, lihat kasian yixing dia sudah kelelahan sejak tadi"
Irene mengalihkan perhatian nya pada gadis paling muda diantara mereka, menatap iba padanya
"Kau benar, sekarang yang terpenting kita cari dulu tempat yang bisa kita tinggali untuk sementara waktu"
"Yixing" panggil Irene pelan
"ne"
"Kau sanggup kalau kita lanjutkan perjalanan lagi"
Yixing menatap Luhan dan Irene bergantian lalu kepala nya mengangguk
"Bagus, kita cari hotel agar kita bisa istirahat"
Ketiga gadis itu akhirnya menemukan hotel yang bisa mereka tempati setelah mereka melarikan sejauh kiloan meter demi menghindari kejaran preman berbadan besar
.
.
.
.
Yixing menatap Luhan dan Irene yang sudah tepar di atas ranjang, dia jadi merasa bersalah sudah melihabat kan dua gadis yang sudah dia anggap seperti kakak sendiri oleh nya, gadis manis itu menundukkan kepalanya, menyembunyikan air matanya yang sudah tidak kuasa dia tahan
"Maafkan aku" lirih Yixing yang tidak didengar oleh Irene dan yixing
.
.
.
.
.
.
Malam harinya, mereka memutuskan tinggal dihotel itu demi keselamatan mereka, yixing tidak bisa tidur, dia melirik Luhan dan irene yang sudah terlelap lebih dulu. yixing mengambil foto yang jatuh dari saku nya saat dia merogoh ponsel nya, gadis manis itu terkejut mendapati foto dirinya bersama pria yang dia cintai
"Oppa, hikss aku merindukan mu" yixing mengelus foto tersebut, dia begitu merindukan kekasihnya yang saat ini entah ada dimana keberadaan nya, sekelompok orang² berpakaian hitam memisahkan nya dengan kekasihnya sampai sekarang dia tidak tau dimana kekasih nya berada, hingga suatu hari dirinya dijual oleh ayah tiri nya pada seorang germo. Gadis malang itu bertemu dengan Luhan dan Irene yang juga pekerja malam dimana dia bekerja, kedua gadis itu begitu baik dan selalu membantu nya dalam keadaan apapun. Padahal saat itu dia sedang mengandung, buah cinta nya dengan kekasih nya
"Oppa, aku tau kau akan kembali, aku akan menunggu mu"
.
.
.
.
.
.
5 bulan yang lalu
"Oppa! Oppa dimana sih" yixing berkeliling mencari kekasih nya, tapi tidak ketemu
"Oppa jangan main² dengan ku ya, ini tidak lucu oppa ish" yixing menghentakkan kaki nya kelantai
