Pecahkan saja hatiku...
Tak perlu pura-pura menambatnya hanya agar aku terkesima...
Padahal kita sama-sama memahami...
Bahwa retak yang tengah berdetak ini adalah ciptaan yang kamu buat sendiri...
Saat aku tengah bahagia...
Saat harapan itu sedang tinggi-tingginya...
Kemudian kau ramu dengan beberapa rindu...
Lalu menjadi sebotol temu yang paling semu...
Tak ada lagi sekat yang bersahabat...
Hanya tersisa candu yang kian membiru...
-r.n-
KAMU SEDANG MEMBACA
PERIHAL RASA (PUISI)
PoesíaSebuah makna rasa lewat bahasa yang tak pernah disampaikan kepada salah satu seorang diantara banyaknya pembaca.
