12

10.3K 848 113
                                        

Chap 11 skip, ada adegan ++++🥲

Happy reading guys


*

*

*

Jam sudah menunjukkan 10:00, Yibo keluar dari kamar mandi dengan tubuh setengah telanjang karena ia hanya memakai celana. Ia berjalan mendekati tempat tidur memperlihat kan Xiao Zhan yang masih terlelap. Yibo mendudukkan dirinya dipinggiran tempat tidur kemudian mengusap bahu Xiao Zhan yang terekspos. Ia membungkuk kemudian mengecup puncak kepala pemuda pemuda itu.

"Hey, apa kau tidak akan bangun hmm," bisik Yibo lembut di telinga Xiao Zhan membuat pemuda cantik itu menggelinjang geli namun kembali menyamakan posisinya dipelukan Yibo.

Melihat itu, Yibo terkekeh geli dan kembali mendekatkan bibirnya ketelinga Xiao Zhan kemudian dengan sengaja meniup belakang telinga Xiao Zhan membuat pemuda itu mengerang dalam tidurnya.

"Uuugggghhhhh," erang Xiao Zhan yang mulai merasa tidak nyaman. Alisnya mengernyit dengan bibir yang sedikit mencebil karena kesal tidurnya terganggu.

Yibo menjilat bibir bawahnya yang terasa kering saat melihat ekspresi Xiao Zhan, terlebih mata pemuda itu masih terpejam membuatnya terlihat semakin menggoda dimata Yibo. Lelaki itu membalikkan tubuh Xiao Zhan hingga kini pemuda itu telentang dibawahnya. Yibo meneguk ludahnya saat melihat bahu Xiao Zhan yang dihiasi beberapa tanda merah keunguan yang diukirnya malam tadi.

Yibo menundukkan kepalanya berniat mencium leher Xiao Zhan, namun pemuda itu terlebih dahulu menahan dadanya membuatnya harus menghentikan kegiatannya sejenak.
Ia mengangkat kepalanya menatap Xiao Zhan yang ternyata sudah terbangun dan menggeleng dengan bibir terpout lucu.

"Aku hanya ingin membuat satu tanda disini," ujar Yibo sambil mengusap leher Xiao Zhan dengan ibu jarinya.

Xiao Zhan terdiam sejenak sambil memasang ekspresi berpikir. Pemuda cantik itu menatap Yibo yang juga menatapnya. Ia mengulum bibirnya kemudian mengangguk pelan.

Lelaki 40 tahun itu tersenyum kecil melihat tingkah menggemaskan pemuda dibawahnya itu. Yibo mulai meraba bahu Xiao Zhan turun kelengan hingga ia menemukan tangan mungil itu. Yibo menggenggam tangan Xiao Zhan kemudian menaruhnya disamping kepala pemuda itu. kemudian menundukkan sedikit kepalanya untuk mencium leher Xiao Zhan yang kini sudah memejamkan mata.


Perlahan bibir Yibo mendarat dileher Xiao Zhan. Ia mengecup leher Xiao Zhan lembut membuat pemuda itu balas meremat tangannya. Yibo menyeringai sambil membuka bibirnya lalu dengan pelan menghisap leher Xiao Zhan. Tubuh ramping itu melengkung dibawah kukungannya saat hisapannya semakin kuat.

"Uuugghhhtttt," desah Xiao Zhan sambil meremas tangan Yibo, sedangkan tangan yang satunya menekan belakang kepala lelaki yang kini tengah menyesap lehernya.

Xiao Zhan masih sensitif akan sentuhan setelah kejadian malam tadi. Pemuda itu memejamkan matanya erat merasakan hisapan Yibo dilehernya.

Beberapa detik kemudian Yibo menghentikan hisapannya lalu menatap hasil karyanya dengan senyum puas diwajahnya.

Tangan Yibo mulai meraba tubuh telanjang Xiao Zhan dibalik selimut tebal itu membuat Xiao Zhan tak hentinya menggelinjang. Ia kembali menunduk menjilat tanda yang baru saja dibuatnya.

"Kita mandi, setelah itu aku akan mengantarmu," suara Yibo sedikit teredam karena dirinya sibuk mencium leher dan dada Xiao Zhan.

Love Your Daddy (End Pdf)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang