14

6.9K 706 173
                                        

Rahang Zhoumi terlihat mengeras mendengar ucapan Yibo. Pemuda tampan itu menoleh menatap lelaki disampingnya itu dengan wajah datar.

"Paman tahu apa yang kau pikiran, kau pasti merasa marah atas apa yang Paman lakukan...,"

"Tentu saja aku merasa marah,"

Zhoumi memutar tubuhnya lalu mencengkram kerah kemeja yang dikenakan oleh Yibo.

"Kenapa kau membuat adikku mengalami hal yang sama dengan Mamaku," mata Zhoumi menukik tajam.

Yibo tersenyum kecil melihat reaksi yang ditunjukkan oleh Zhoumi. Ia sudah menebak Zhoumi pasti akan melakukan ini.

"Maafkan Paman, tetapi kau tidak perlu khawatir,"

"Paman akan bertanggung jawab, walau Zhan Zhan seorang lelaki tetapi Paman akan tetap bertanggung jawab," ucap Yibo sambil menatap mata pemuda dihadapannya itu.

"Dan satu hal yang harus kau ketahui, Aku mencintai adikmu Zhoumi," ucap Yibo.

Bugh

Zhoumi melayangkan satu pukulan diwajah tampan lelaki itu. Pemuda kalap mendengar pengakuan Yibo.

"Apa kau sadar dengan apa yang kau katakan?" Ucap Zhoumi sambil menarik kerah kemeja Yibo yang terduduk.

"Kau melakukan hal bejat pada adikku, dan sekarang kau berkata kau mencintainya?"

Buagh

Zhoumi kembali melayangkan pukulan diwajah Yibo hingga lelaki itu sedikit terpental. Dengan wajah memerah karena marah Zhoumi kembali mencengkram kerah kemeja Yibo hingga lelaki itu kembali berdiri. Nafas pemuda tampan itu terdengar memburu, begitupun dengan matanya yang menyiratkan amarah yang begitu besar didalamnya.

"Dimana adikku," mata Zhoumi menatap nyalang Yibo yang kini menatapnya.

"Zhan Zhan berada dikamarku, dia sedang beristirahat," ucap Yibo ymsambil menatap Zhoumi tanpa rasa takut sedikitpun.

Zhoumi menyentak hingga Yibo sedikit mundur dari posisinya. Pemuda tampan itu menatap Yibo sarat amarah dan kekecewaan didalamnya.

"Kupikir kau akan menggantikanku menjaga adikku, nyatanya kau merusaknya," ucap Zhoumi dengan tangan terkepal.

Yibo menarik sudut bibir membentuk seringai dingin. Lelaki itu menyentuh sudut bibirnya yang terluka akibat pukulan Zhoumi.

"Aku memang merusaknya dan kau pasti tahu jika aku tidak akan bisa memperbaikinya lagi, oleh karena itu biarkan aku memilikinya," ucap Yibo dengan raut dingin diwajah tampannya.

Buagh

"Aku tidak menyangka akan memukuli orang yang mati - matian membela Ibuku," ucap Zhoumi kemudian berlalu keluar dari ruangan Yibo.

"Kau tidak akan bisa menghentikan Paman Zhou, Paman akan mempertahankan Zhan Zhan sampai kami bisa bersatu nantinya," gumam Yibo sarat ketulusan dan kesungguhan didalamnya.

*****

Tao berdiri didepan gerbang kediaman keluarga Wu. Wanita itu menatap bangunan megah itu dengan senyum penuh arti. Namun senyumnya pudar saat melihat sepasang suami istri yang tengah berpelukan.

"Harusnya akulah yang berada dipelukan Yifan! Bukan kau Suho Kim!" Bisik Tao dengan nafas memburu.

Matanya memincing penuh dendam saat melihat pasangan itu yang terlihat begitu bahagia. Tangannya menggenggam erat tali tasnya.

Dibelakangnya seorang wanita yang tak lain adalah Ziyi tersenyum licik mendengar gumaman Tao. Ziyi melangkah kedepan hingga ia berdiri sejajar dengan Tao.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Aug 08, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Love Your Daddy (End Pdf)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang