Pertemuan Kesembilan II

1.3K 217 5
                                        

"Kak, aku tau bisa ketemu kamu disini, aku merindukanmu, Kak," Seulgi benar-benar memeluk Irene dengan erat, air matanya mengalir.
"Seulgi...," panggil Irene.

Seulgi menatap Irene seperti bertanya kenapa. Irene menangkup wajah Seulgi dan mencium bibir Seulgi dengan penuh perasaan rindu, air mata Irene juga mengalir mengeluarkan emosi yang terpendam di dalam dirinya.

"Wow...?" Renoir masih bingung dengan apa yang dia lihat di depannya.

Istri Renoir yang ikut ke acara makan malam itu menatap Renoir canggung.

"Pe-permisi?" ucap Renoir berhati-hati kepada Irene dan Seulgi.

"Maaf," kata Irene.

Irene dan Seulgi tersadar lalu Seulgi menghapus air mata Irene dengan pelan, agar make up Irene tidak luntur.

"Kak Renoir, dia Irene yang aku ceritakan," kata Seulgi terdengar sangat dekat dengan Renoir.
"Oh, ternyata Irene dia yang kamu selalu puja-puja? Ayahnya yang membeli lukisanmu, Seulgi!" jawab Renoir dengan sangat bangga.

"Ayahmu, Kak?" tanya Seulgi kepada Irene.
"Kata Ayah orang di lukisannya mirip aku, makanya dia bertaruh uang untuk membelinya,"
"Bukan mirip, tapi memang kamu,"

Irene dan Seulgi saling tatap dengan senyum yang merekah. Dan perasaan mereka kembali terasa sama, seperti setahun yang lalu di atas pantai bersih, saat mereka pertama kali berkenalan dan berpelukan.

— TBC —

Dia [Seulrene]✔️Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang