"Katanya cuman teman tapi berciuman," komen Yeri ketika mobil berhenti di lampu merah.
"Memang teman, baru ketemu jum'at lalu di kereta. Kami baru dekat malam minggu kemarin. Yang tadi itu... just an accident, Yeri,"
"Iya iya iya, aku percaya. Lagi pula Kakak gak bakal cepat move on dari Kak Wendy,"
"Sudah lah, jangan sebut namanya lagi,"
"Iya iyaa,"
Keheningan pun terjadi di antara kakak beradik ini, sampai di lampu merah berikutnya.
"Tapi kalian saling suka?" tanya Yeri.
"Aku merasa kehangatan bersama Seulgi,"
"Itu berarti kamu punya perasaan sama dia, Kak!"
"Iya? Engga? Iya? Ah entah lah,"
"Kalau dia ke kakak gimana?"
"Dia ngungkapin perasaannya–"
"Kalian punya perasaan yang sama?! Tapi... Secepat itu?!"
"Aneh kan? Aku juga gak tau kenapa bisa secepat ini!"
"Dia tau kita berangkat ke Paris besok siang?" tanya Yeri lagi.
Irene menghela nafasnya, "Gak tau. Itu yang jadi pikiranku, Yer. Kami baru bertemu, baru memiliki perasaan yang sama, tapi aku sudah harus ninggalin dia besok,"
"Gapapa, LDR aja,"
Irene menggetok kepala Yeri pelan, "Mudah banget ngomongnya, Dekkkk. Yang gak LDR aja bisa selingkuh apalagi yang LDR?"
Yeri sadar kalau kakaknya masih trauma dengan sebuah hubungan.
"Namanya juga cinta, harus siap ngorbanin perasaan,"
Irene terdiam memikirkan jawaban dari Yeri barusan.
"Aku juga sibuk buat buka Baebread disana, banyak acara, meeting dan bla bla bla. Aku gak yakin bisa terus in contact dengan dia. Hubungan itu tentang komunikasi, kalau komunikasinya gak bagus ya gak jalan baik hubungannya,"
"Jadi, mau Kakak gimana?"
"Besok aku bicara sama Seulgi, dan mengucapkan perpisahan,"
Yeri pun berusaha mengerti kemauan Kakaknya, Yeri yakin apapun pilihan Irene pasti itu menjadi pilihan yang terbaik.
"Kalau jodoh gak kemana, good luck," kata Yeri klise.
Irene tersenyum mencoba menerima kenyataan kalau dia akan memutuskan hubungannya dengan Seulgi yang baru saja akan dimulai.
"Namanya juga cinta, harus siap ngorbanin perasaan,"
Kalimat yang Yeri lontarkan itu terus terngiang di kepala Irene sampai Irene terlelap di kamarnya yang kosong, hanya tersisa kasur karena semua barangnya sudah dipindahkan ke Paris kemarin.
— TBC —
KAMU SEDANG MEMBACA
Dia [Seulrene]✔️
FanfictionDi suatu hari tanpa sengaja kita bertemu Aku yang pernah terluka kembali mengenal cinta Hati ini kembali temukan senyum yang hilang Semua itu karena dia Anji - Dia. ⚠️ GXG AREA ⚠️ Copyright ; aloyalpanda.
![Dia [Seulrene]✔️](https://img.wattpad.com/cover/234768770-64-k934217.jpg)