"Mr. Ro--gers..." Seperti Parker sudah mulai tidak sanggup berbicara, bahkan suara Parker kini terdengar sangat kecil, nyaris berbisik. "Mr. S--Stark..." lanjutnya.
Tony dan Steve menatap kearah Parker, menunggu untuk mendengar apa yang ingin Parker katakan.
"I... I don't... I don't feel so good..." ucap Parker.
Deg!
"Dad... I... I don't... I don't feel so good..." -Peter
Saat mendengar itu, mendadak Tony langsung teringat dengan kata-kata Peter yang juga pernah sekarat karena terkena tembakan dari serangah Hydra (Spidey's Life Chapter 2 - Part Death of a Hero)
"Bertahanlah Parker! Kau akan selamat! Kau harus selamat!" ucap Steve.
Tony panik melihat Parker yang kini tengah sekarat. "Steve! Aku akan menyalakan portal itu!" ucap Tony.
"What?! Bukankah kau bilang sumber dayamu habis?!" -Steve
"Tenanglah... Aku punya ide..." -Tony
"Oh yeah? Good idea or bad idea?" -Steve
"Bad..." ucap Tony singkat. Setelah itu, Tony langsung mendekati portal antar dimensi yang sudah selesai di rancang itu.
Steve hanya bisa menatap kearah Tony sambil menunggu rencana apa yang akan dia lakukan untuk menyelamatkan Parker. Betapa terkejutnya Steve saat dia melihat Tony mencabut arc reactor dari dadanya.
"Tony!! What are you doing??!!" tanya Steve.
"Ini satu-satunya cara Steve!!" -Tony
"Tony NO!! Aku akan membangunkan Bruce! Dia pasti bisa bantu" -Steve
"Tidak Steve!! Tidak ada cukup waktu untuk itu! PARKER SUDAH SEKARAT!!" -Tony
"Tony please... Kau tidak akan bertahan lama tanpa arc reactor mu!! KAU BISA SEKARAT JUGA!!!" -Steve
"Maaf Steve. Tapi aku tidak peduli lagi dengan diriku sendiri. Saat ini Parker adalah prioritasku..." ucap Tony dengan nada yakin. Steve tidak membalas lagi, namun terlihat jelas wajah khawatir dari sang Captain America itu.
Tony melanjutkan aksinya. Ia mengeluarkan arc reactor dari dadanya dan menyambungkan arc reactor itu dengan kabel menuju portal.
"Friday! Serap sumber daya palladium dari arc reactor, dan sambungkan ke portal!" perintah Tony kepada A.I nya.
"Tapi sir, kau tidak akan bertahan tanpa arc reac--" -Friday
"Laksanakan perintahku F-Friday!!" ucap Tony memaksa. Kini suaranya sudah mulai terdengar bergetar karena Tony tidak memiliki tenaga dari arc reactor.
"Baik sir..." -Friday
Dari kabel yang sudah terhubung dari arc reactor ke portal, Friday menarik semua tenaga palladium arc reactor ke portal, alhasil kini portalnya menyala.
"Set... Set demensinya... Earth 16...1610..." ucap Tony dengan nada lelah.
Portal antar dimensi kini telah membuka celah menuju Earth 1610.
"Parker... P-Pulanglah... kau masih bisa selamat..." ucap Tony.
"Tapi Mr. Stark... Kau sekarat..." -Parker
"Parker, kumohon, jangan pedulikan aku... Pulanglah... Selamatkan dirimu... Ji-Jika kau selamat, kau bisa mengunjungiku l-lagi, ya kan?" -Tony
Parker tidak membalas. Perlahan, terlihat setitik air mata jatuh membasahi pipinya. Tony yang melihat itu hanya bisa tersenyum.
KAMU SEDANG MEMBACA
SPIDEY's LIFE
FanfictionLaki-laki dibalik topeng Spiderman itu ternyata hanyalah seorang remaja. Seorang remaja yang bahkan sudah ditinggal oleh orangtuanya sejak kecil... Seorang remaja yang ditinggal oleh pamannya yang menjaganya... Seorang remaja yang menjadi bahan bull...
