14. the night

2.6K 254 57
                                        

"apa kau sudah selesai memakai kamar mandi nya sarada? Kita tak boleh terlambat ttebasa"

"sabar, aku sedang menyisir rambut ku"

Boruto menghela nafasnya, sepuluh menit yang lalu juga sarada menjawab pertanyaan nya dengan jawaban yang sama.

Boruto sedang menunggu sarada yang tengah berganti baju dan bersiap-siap untuk ke acara pesta dansa di sekolah. Boruto duduk bersila diatas kasur sambil menunggu sarada dengan malas, waktu nya memang masih banyak tapi tetap saja menunggu itu tidak enak.

Ceklek

Suara pintu kamar mandi terbuka, akhirnya sarada sudah selesai. Boruto bangkit berdiri dari kasur lalu berdecak pelan,

"lama sekali, kau ngapain aja sih—"

Omelan boruto berhenti saat melihat penampilan sarada di depan matanya ini. sarada memakai gaun berwarna pink selutut dengan ikat pinggang berwarna hitam melingkar di pinggang rampingnya, rambut sarada tergerai dan ada jepitan berbentuk bunga terselip di poni sebelah kanan gadis itu. Make up sarada tidak tebal, benar-benar natural dan hanya mempoles lipstik yang senada dengan warna bibir asli nya.

Mata boruto berbinar-binar melihat penampilan sarada yang terlihat sangat... cantik? Ah bahkan kata cantik belum cukup mendeskripsikan sarada sekarang ini. dan apa ini? sarada tidak memakai kacamata? Serius?

"bagaimana penampilan ku?" tanya sarada sambil tersenyum manis

Mulut boruto terbuka kecil, pipi nya bersemu merah saat sarada menanyakan penampilan gadis itu sekarang ini. sarada dengan kacamata memang terlihat cantik, namun sarada tanpa kacamata malah membuat sarada lebih terkesan manis.

"ka-kau... lebih baik pakai kacamata saja ttebasa" ucap boruto menahan rasa gugupnya

"hah? memangnya kenapa?" tanya sarada heran

Boruto memalingkan wajahnya, tak kuat dengan pesona sarada

"ka-kau... le-lebih keren jika pakai kacamata ttebasa" kata boruto dengan alasan aneh nya

Twitch

Perempatan siku muncul di dahi Sarada. Gadis uchiha itu menatap boruto heran,

"hn? Baiklah, aku akan memakai kacamata" ucap sarada pasrah lalu mengambil kacamata yang tadi ia letakan di meja kecil.

Karena tak tahan lagi, boruto mengambil baju nya lalu buru-buru masuk ke dalam kamar mandi dan mengunci nya. sarada yang melihat itu benar-benar bingung dengan kelakuan boruto,

"apa dia sakit?" gumam sarada

Setelah memakai kacamata, sarada mendekati jendela yang terbuka dan melihat pemandangan luar. Hari sudah gelap, hanya lampu-lampu jalanan, bulan, yang menyinari malam yang cukup hening ini. jalanan terlihat sepi, hanya beberapa kendaraan saja yang lewat.

Sarada sedang termenung memikirkan kedua orangtua nya di masa depan. Mereka sedang sibuk dengan urusan masing-masing, liburan musim panas sebentar lagi juga akan berakhir, apakah setelah ini mereka benar-benar akan kembali?

Boruto dan sarada sudah membantu kedua orangtua mereka masing-masing di zaman ini, pengganggu seperti shion sudah tidak ada dan juga karin sekarang sudah menjadi sahabat sakura.

Ternyata waktu memang sudah berlalu begitu cepat. Tiba-tiba sarada mengingat kejadian kemarin malam disaat boruto menyatakan perasaan nya di dalam bianglala. Menurut sarada, pernyataan boruto tidak tulus dan menganggap boruto belum menyadari perasaannya sendiri.

"sarada..."

Mendengar nama nya di panggil, sarada menengok dan menemukan boruto sudah selesai berganti baju. Untuk beberapa detik nafas sarada tercekat melihat penampilan boruto yang agak berbeda, ah tidak ini sangat berbeda!

Time Travel: Assistance✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang