"boruto-kun, dimana sarada-chan?"
"dia sakit jadi tidak masuk sekolah, aku sudah berikan surat ijin tadi"
"a-aku ingin menjenguk sarada-chan, apakah boleh?"
"Tidak!!"
Hinata terkejut mendengar jawaban boruto yang tiba-tiba,
"e-eh? Ma-maksud ku... tidak perlu hinata, sarada hanya demam biasa, besok dia akan masuk" ujar boruto gugup
Jika hinata datang menjenguk sarada, itu akhirnya hinata akan tau bahwa boruto dan sarada satu apartemen dan berfikiran yang tidak-tidak. Boruto memang sudah mengatakan kepada hinata dan yang lainnya bahwa dirinya dan sarada sudah bertunangan, namun bertunangan bukan berarti bisa satu atap kan? Bahkan mereka bukan tunangan beneran.
Hinata menatap boruto dengan tatapan bingung,
"tapi... aku ingin menjenguk sarada-chan" ujar hinata
"ah tidak perlu hinata, percayalah sarada akan masuk besok. Ini hanya demam biasa" ujar boruto berusaha meyakinkan hinata agar gadis hyuuga itu tidak bersikeras datang menjenguk sarada
Hinata memasang wajah cemberut dan boruto jadi merasa tidak enak.
"gomen kaa-chan, ini demi aku dan sarada juga" batin boruto
"baiklah sampaikan kepada sarada-chan agar cepat sembuh, sehari tanpa nya aku merasa ada yang kurang" ujar hinata
Boruto tersenyum tipis lalu mengangguk sekali, "tentu"
"hei mata hantu! Apa yang kau lakukan dengan boruto?"
Boruto berjengit mendengar suara teriakan itu, sedangkan hinata tersentak kaget lalu bersembunyi dibelakang boruto. Boruto menatap orang yang tengah berjalan mendekati mereka, sungguh boruto ingin sekali orang di depannya ini tidak mengganggu nya untuk selamanya. Ah andai sarada masuk.
"shi-shion..." lirih hinata
Boruto yang tahu bahwa hinata ketakutan pun melindungi gadis yang akan menjadi ibu kandungnya dimasa depan.
"mau apa kau?" ketus boruto
Shion tersenyum sinis lalu berhenti tepat di depan boruto dan hinata, gadis itu melipat kedua lengannya dengan angkuh.
"boruto... bukankah kita sekarang merupakan sepasang kekasih?" tanya shion
"apa maksud mu? Aku tidak mau!" tolak boruto dengan tegas
Shion tertawa sinis lalu menatap hinata yang bersembunyi dibelakang boruto.
"hei mata hantu! Sudah cukup kau mengambil naruto dari ku, sekarang kau ingin mengambil boruto? Dasar wanita jalang" judes nya
Boruto yang tidak terima dengan perkataan shion pun langsung menarik kerah seragam shion bagian kiri dengan tangan kanan nya yang berotot. Mata boruto menatap tajam shion yang terkejut sekaligus takut dengan pergerakan boruto yang tiba-tiba.
"sekali lagi kau memaki hinata aku akan melaporkan kepada naruto agar kau keluar dari sekolah ini" ancam boruto dengan tegas
Shion tersenyum sinis berusaha menutupi rasa takutnya,
"tentu, aku tidak akan mengganggu hinata lagi. Namun ada syaratnya" ucap shion
"syarat apa?" tanya boruto
"jadilah pacar ku" jawab shion tanpa rasa bersalah
Boruto menatap shion sengit,
"jika aku tidak mau?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Time Travel: Assistance✓
FantasyBoruto dan Sarada terjebak dua kali, sudah dijebak dengan dikurung di apartemen sampai liburan musim panas selesai. Sekarang malah terjebak untuk mengikuti ide gila dari profesor orochimaru, ayah angkat sahabat mereka, mitsuki. mereka ditugaskan unt...
