N/A:
Yo minna gomen karena lagi-lagi aku ngilang ga update2, ada yang harus ku kerjakan hwehe/ ga nanya
oke deh happy reading :3
⏰ ⏰ ⏰
"NII-CHAN!!!"
"KALIAN JAHAT TIDAK MENGAJAK KU KE SANA!!"
"APA YANG KALIAN LAKUKAN DISANA?"
"MENGAPA HANYA BERDUA?"
"BAGAIMANA DENGAN MAMA DAN PAPA DI MASA LALU??"
"DUUUHH AKU IRI AKU INGIN KESANA!"
"Sudahlah himawari, lagi pula kami ke sini bukan untuk bersenang-senang dattebasa"
Himawari mempoutkan bibirnya sambil berkacak pinggang, kedua mata nya menatap tajam boruto lewat video call hologram. Boruto sudah menduga ini, pasti himawari akan cerewet. Boruto sedang sendiri di apartemen, sarada sedang pergi ke supermarket sebentar setelah pulang sekolah. Boruto duduk bersila di lantai dengan alas, punggung nya bersandar di sisi kasur.
Kedua orangtua mereka masing-masing sudah sangat dekat, bahkan kabarnya minggu depan sakura dan sasuke akan melaksanakan pertunangan mereka. Boruto dan sarada memang di undang, tapi entah mengapa mitsuki tidak memperbolehkan mereka.
"aku dan sarada sudah selesai dengan urusan kami" ujar boruto
"tapi tetap saja, aku ngambek! Kenapa nii-chan tidak mengabari ku terlebih dahulu?" sebal himawari
"kau kan tau ponsel ku dan ponsel sarada di sita, mana bisa aku mengabari mu" bela boruto
"tapi kan nii-chan bisa menyuruh mitsuki nii-chan!" balas himawari
"mana sempat hima? Aku saja dipaksa untuk dikirim ke sini" balas boruto
"ah tetap saja! Boruto nii-chan menyebalkan!!!" sebal himawari
Boruto mengacak rambutnya, tolong beritahu boruto cara mengatasi adek yang rewel seperti himawari?
"tadaima..."
Akhirnya sarada sudah tiba masih memakai seragam dan juga membawa sekantong plastik berukuran sedang berisi belanjaan sarada.
"APAKAH ITU SARADA NII-CHAN?!" seru himawari
Boruto menatap sarada yang menghampiri nya, sarada menaruh tas dan plastik belanjaan nya. boruto tersenyum senang hingga memperlihatkan deretan gigi depannya,
"rasanya seperti melihat istri ku di masa depan baru pulang kerja" kekeh boruto
Mendengar itu pipi sarada jadi blushing, sarada berdecak lalu memukul pelan pundak boruto untuk menutupi rasa salah tingkah nya.
"jangan bicara seperti itu di depan himawari dasar boruto no baka!" decak sarada
Boruto tertawa kecil, sarada duduk di samping boruto dengan kedua lutut berlutut, sarada menatap tangan kiri boruto menampilkan wajah himawari dari hologram circet bracelet.
"eh?"
Sarada menatap aneh himawari yang memperlihatkan wajah berseri-seri nya, kedua mata biru nya menatap sarada dan boruto dengan tatapan berbinar-binar. Boruto yang juga melihat itu pun sweetdrop, padahal tadi himawari seakan-akan tengah membangkitkan byakugan nya lalu mengunci pergerakan boruto dengan "locked on" ala himawari, sekarang saat sarada datang himawari seperti anak anjing kecil yang penurut.
KAMU SEDANG MEMBACA
Time Travel: Assistance✓
FantasiBoruto dan Sarada terjebak dua kali, sudah dijebak dengan dikurung di apartemen sampai liburan musim panas selesai. Sekarang malah terjebak untuk mengikuti ide gila dari profesor orochimaru, ayah angkat sahabat mereka, mitsuki. mereka ditugaskan unt...
