Tumbuh tu keatas gak KESAMPING
Kepo kan sama ceritanya? Skuy mampir dan jangan lupa kasih saran ya biar cerita ini kedepannya bisa lebih bagus, thanks 😚
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Seperti biasa, jadwal pelajaran Hari Sabtu hanya sedikit karena selebihnya jam akan dibuat untuk kegiatan ekstra. Tiba-tiba handphone Rina yang ada dikolong meja bergetar yang menandakan ada telpone masuk.
"Assalamualaikum, kak jangan lupa lihat pertandingan ku ya!"
"Waalaikumussalam, iya Chan gue gak bakal lupa. Jam 2 kan?"
"Yoi, yaudah kak gue mau briefing dulu. Assalamualaikum."
"Waalaikumussalam."
"Haechan ya?"
"Heem, nanti lo ikut nonton kan?"
"Ya kali mama muda gak nonton, gacor slurr... wkwkw"
"Dih demam tiktok ye lu wkwkwk...."
"Pokoknya gue bahagia. Udah sono, mau mulai tu ekstra lo."
"Eh iya sampe lupa yaudah aku turun dulu, assalamualaikum."
"Waalaikumussalam."
Rina dan Naura mengikuti ekstrakulikuler yang berbeda. Semenjak Rina tidak terpilih sebagai anggota paskib Al-Kahfi, dia memutuskan mengikuti ekstrakulikuler tari tradisional dan Naura mengikuti paduan suara yang diadakan pada hari senin.
🎞💲
Jam telah menunjukkan jam dua siang tepat, aku sudah siap dengan baju casual perpaduan sweater, jeans yang tidak terlalu ketat dan tidak lupa dengan sepatu putih kesayangan ku.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Aku keluar dari gerbang rumah dan langsung menghampiri abang ojol yang sudah ku pesan 5 menit yang lalu.
"Hayu pak jalan."
"Sesuai aplikasi ya neng."
"Iya pak."
🎞💲
Aku melihat Naura berdiri disamping pintu masuk dengan raut wajah yang menunjukkan jika dia sedang kesal. Aku langsung berlali menghampiri Naura. Naura merasa ada yang menghampirinya, seketika mengalihkan pandangannya dari handhpone nya.