12

7 1 0
                                        

Vote dan komenya jangan lupa📍
.
.
.
.
.
.
.
.
.

    Terbangun dari tidur, Fani merasa seseorang tidur disampingnya
Melihat itu fan puni pun kaget, Fani kaget bukan karna melihat Fajar tidur disampingnya melainkan mendengar Fajar mengigo nama Sarah sambil menangis, Melihat itu fani pun mendengarkannya saja tak berniat untuk membangunkan Fajar

"Sarah..."

"Sarah,kenapa kamu harus milih dia dari pada aku sarah?"

Dugaan Fani benar, fajar punya hubungan dengan kakak perempuannya Andres, tapi ada masalah apa mereka?
Pertanyaan demi pertanyaan pun terlintas dipikiran Fani, tanpa menunda Fani pun menepuk pelan pipi Fajar, namun Fajar tidak bangun melihat itu Fani menggoyang kan tubuh Fajar hasil pun sama dia juga tidak bangun, tidak ada cara lain Fani pun mendekat kan wajah nya di telinga Fajar lalu berteriak

"FAJAR RUMAH KITA KEMALINGAN!!"

Sontak Fajar pun terkejut sekaligus bangun dengan wajah kebingungan

"Mana.. maling ha?"seraya Fajar kebingungan

Melihat ekspresi Fajar yang kebingungan membuatnya tertawa terbahak bahak

"Kok Lo ketawa?"tanya fajar

"Hahahaha"

"Mana malingnya?"

"Ngk ada" jawab Fani sambil tertawa

Fajar melihat Fani yang tertawa dia pun memukul kepala Fani dengan bantal

"Awh..kok gue dipukul si!"

"Mampus!"

"Ish! liur lo muncret tau!"

"Rasain!"

Fajar bangkit dari tempat tidur lalu menuju kamar mandi, Fani melihat Fajar pergi sontak dia beralih pandang pada ponsel Fajar yang berdering, Fani Masi melihat nomor tanpa nama itu terus mengubungi ponsel Fajar

Tanpa ancang-ancang Fani mengambil ponsel itu dan melihat fajar keberadaan Fajar yang masi didalam kamar mandi, akhirnya telpon pun diangkat

"Halo.."ucap Fani

tak ada balasan fani mengurutkan keningnya,sekali lagi Fani mengeluarkan suara

"Halo, ini siapa?"tidak ada jawaban akhirnya telpon pun terputus
Fani merasakan ada yang aneh, Masi dalam lamunan Fani pun kaget keberadaan Fajar yang berdiri didepan sambil mengambil paksa ponsel nya

"Ngapain Lo sama ponsel gue?"tanya nya

"Barusan ada yang nelpon"

"Ha?.."

"Ha..ha..ha barusan ada yang nelpon ya gue angkat lah, mana tau itu penting!"

"Gak usa ngegas donk!"balas Fajar sambil mengetuk kepala Fani

"Gak usah ngetuk kepala gue donk!"fani menepis tangan Fajar dengan kasar

I HAVE YOUTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang