"Ji. Abang berangkat ke kantor dulu ya. Tolong kamu bangunkan Mas sama Adek ya. Abang sudah bikinkan sarapan" panggil Chandra pada Jihan yang sedang berkutat dengan desain pakaiannya. "Bawel ah. Ntar aja napa. Tanggung nih bang, mumpung inspirasinya lagi ada" "Jangan bantah omongan abang Jihan!" Tegur Chandra sembari meninggalkan rumah dengan mengendarai mobil kesayangannya, hadiah kelulusan dari mendiang ayahnya. "Cerewet amat punya abang yang sok jadi bos di perusahaannya ayah" omel Jihan dalam hati
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Bang Chan jelekkkk.. sukanya nyuruh-nyuruh aja, ga tau apa kalo lagi deadline" gerutu Jihan sembari menuju kamar adik adiknya. Rumah peninggalan mendiang Tn. Aditya dan Ny. Tamara memiliki 10 kamar tidur, 5 diantaranya kamar pribadi milik masing-masing, 2 kamar tamu, 2 kamar bibik dan 1 kamar untuk sopir sekalian satpam.
"JINAN!!!! JINANNNNNN!!! Woi Jinan. Bangun. Semedi loe dikamar. Bangun woy. Ga sekolah loe, ga perlu ikut bimbingan" teriak Jihan sembari mengetuk pintu kamar Jinan dengan keras. Ceklek, terdengan suara pintu terbuka "Pagi Mbak" seru Joy dari belakang
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Lho dek. Kok udah bangun. Kan kamu sekolahnya masih jam 8 nanti, sudah kamu istirahat saja, nanti sarapannya mbak antar ke kamar. Kamunya juga masih kelihatan pucat gitu" seru Jihan sembari menyuruh Joy kembali masuk kamar Joykenapa sih, dari kemarin kok aneh banget, makin pendiamdi banding biasanya Tidak seperti biasa nya Joy pulang dari sekolah diatas jam 5 sore beberapa hari yang lalu. Joy bukan anak yang gemar main ke mal ataupun hangout dengan teman temannya. Sikap Joy yang pendiam dan pemalu membuatnya sering tidak dianggap oleh teman temannya. Joy pun pulang dengan keadaan seperti pada umumnya, hanya pandangannya sering kosong, serta badannya menggigil akibat kehujanan. Bik Asih yang melihat Joy pulang pun langsung mengajak Joy langsung masuk kekamar dan mandi air hangat agar tidak sakit. Biasanya Joy akan menggerutu kalau diperlakukan sebagi anak kecil oleh Bik Asih, ya Bik Asih juga merupakan pengasuh Jihan sejak kecil hingga sekarang. "Bik. Ovi bukan anak kecil lagi, jangan dibilang gitu ah. Ovi malu bikk" gusar Joy setiap kali Bik Asih menyiapkan air hangat untuk Joy mandi, ya Joy memiliki alergi, alergi suhu dingin. Jika alergi Joy kumat dirinya akan sakit, menggigil dan asmanya kumat. "Bawel loe ah" ujar Jinan sembari keluar dari kamarnya dengan mengenakan seragam yang sudah rapi. "Tumben loe sudah rapi jam segini?" "Sebagai kakak kelas yang baik dan teladan, harus memberikan contoh yang baik bagi semuanya"