-Kampus
Killa di anter Alif ke kampus, dan Killa minta turun di halte deket kampus. Pasalnya, Killa tak mau warga kampus tau tentang mereka. Bisa-bisa di labrak sama Fans suami nya itu. Pikir Killa.
Sekarang Kila, Nisa, dan Raka sedang berada di kantin untuk mengisi perut mereka.
"gimana tadi malem?" ucap Raka memulai pembicaraan
Killa mengerutkan dahinya tak mengerti dengan ucapan Raka "gimana apa nya?"
Raka menyeringai "gk usah sok polos"
Killa kembali di buat tak mengerti dengan Raka "to the point aja"
"gimana malem pertama lo?" ucap Nisa yg sudah greget
Killa menegrjapkan matanya, dan ada ide untuk ngerjain sahabat nya itu "wah gila sih, pak Alif main nya kasar banget. Sampe-sampe tadi pagi gw di gendong sama dia. Karna gk bisa jalan" ucap Killa mendramatisir
Raka dan Nisa melongo
Nisa mengedikkan bahunya ngeri "emang sakit ya kil?"
"sakit banget Gila 'itu' gw"
"serius lu?" tanya Raka tak percaya
Killa meneguk jus alpukat nya "tapi boong" ucap nya tanpa dosa
Nisa langsung menoyor kepala Killa "gw sumpahin beneran"
"amin ya allah" ucap Raka
"ih amit-amit deh, kalian jahat banget" ucap Killa memelas
"ekhem" dehem seseorang
Sontak membuat mereka menoleh ke sumber suaranya
"pak Alif? Kenapa pak?" ucap Killa panik
"gapapa, saya lucu aja gitu denger orang dongeng Fiksi" ucap Alif
Mereka semua saling menatap satu sama lain. Dan menegukkan salivanya
"ba...bapak sejak kapan di situ?" ucap Killa
"sejak awal kamu cerita" ucap Alif
Killa kembali menatap Raka dan Nisa, seolah meminta pertolongan. Raka yg melihat itu hanya mengedikkan bahu nya acuh.
"mm...itu..."
"pak Alif ini pesenannya" ucap penjual makanan sambil menyodorkan paper bag
Alif menoleh "ah, iya ini uang nya, makasih bu"
"iya pak, sama-sama"
Alif beralih menatap Killa dengan tajam "masalah ini kita selesaikan di rumah" ucap Alif dengan seringaian nya
Glek
Killa meneguk salivanya dengan susah payah.
Setelah mengucapkan itu Alif melenggang pergi meninggalkan mereka yg masih terpaku.
Rumah_
Hari sudah berganti sore, tapi Alif belum juga pulang ke rumah. Killa sedari tadi hanya sibuk dengan skripsi nya.
Jari lentik nya begitu lincah menari-nari di atas keyboard laptop miliknya.
Drrt drrrt
Killa beralih menatap layar ponsel nya dan tertera Nama
Ka Rey is calling...
Gadis itu menghela nafasnya panjang dan memberanikan diri untuk mengangkatnya.
"halo?"
"Killa kamu free gk nanti malem?"
"ga tau deh ka, emang nya kenapa?"
