8

297 9 2
                                    

Hari berganti hari, dan hari ini adalah hari pernikahan Alif dan Killa. Hari bahagia mereka berdua. Sekarang sudah jam 07:45 acara akad di mulai jam 08:00. Tamu yg di undang pun dikit tidak terlalu banyak, hanya rekan kerja Husein dan teman Alif, Killa pun hanya mengundang Raka dan Nisa.

Soal Rey, Killa masih belum berani menceritakannya, karna makin hari Rey malah makin sayang pada Killa. Semalaman Killa tidak bisa tidur karna terlalu banyak pikiran

Killa sudah rapi dengan Make Up nya yg tidak terlalu tebal dan kebaya yg tidak terlalu terbuka. Sangat cantik walau tidak terlalu megah acara nya, karna pernikahan nya masih di privasi

"wahai Alif Aditama, saya nikah kan dan kawinkan engkau dengan putri saya yg bernama Shakilla Azzahra binti Husein Dirgantara dengan mas kawin emas 50 gram tunai" ucap Husein

"saya terima nikah dan kawinnya Shakilla Azzahra binti Husein Dirgantara dengan mas kawin tersebut tunai" ucap Alif dengan sekali nafas

"bagaimana saksi?" ucap penghulu

"SAHHH!" bukan itu bukan suara orang yg lihat, tapi itu suara Raka

Semua orang beralih menatap Raka dengan terkikik geli.

Raka hanya menggaruk tengkuk nya yg tidak gatal.

Semua mata tertuju pada anak tangga yg sedang di turuni oleh Killa, Nisa, dan Silvi.

Alif sangat terpesona saat mata elang nya bertemu dengan mata sayu Killa. Ternyata gadis itu sangat cantik.

Alif memasangkan cincin di jari manis Killa dan sebaliknya. Killa mencium tangan Alif lalu Alif mengecup Kening Killa dengan lama.

Cup

"ekhem, jangan lama-lama" ucap Dimas

"lanjut nanti malam aja" ucap Arga dan Gilang

Alif langsung menjauhkan wajah nya. Dan mungkin pipi Killa sudah memerah.

Semua tamu sedang bersalam-salaman. Ternyata banyak juga yg datang.

"Pak"

"hmm"

"tamu nya banyak banget"

"terus?"

"ish alah, gk peka banget"

"kenapa? Kamu pegel?"

"iya cape"

"yaudah kamu duduk aja, ini biar saya yg handle"

"ih gk enak lah"

"terus mau kamu gimana?"

"duduk"

"yaudah duduk"

"tapi tamu nya masih banyak"

"gapapa"

"ih ga enak"

"terus mau kamu gimana Shakilla?"Alif mulai geram

"saya mau duduk"

"yaudah duduk!"

"ih tapi ga enak saya nya"

"terserah!" Ucap Alif ketus

"yailah penganten bau ribut terus"ucap Dimas

Killa langsung memeluk Dimas

"bang maapin Killa ya, kalo ada salah sama abang" ucap Killa yg masih memeluk Dimas

"banyak banget salah lu ama gw"ucap Dimas

"ih abang mah!"

Killa melepaskan pelukannya

"iyaiya, yg inti nya bahagia selalu buat kalian" ucap Dimas

My Dosen My HusbandTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang