Siapapun terima kasih yang udah support aku ya. Lopyu banget pokoknya sama kalian. Btw yang kemaren maksudnya sayang, maaf ya emang rebel aja jempolnya, kaget hamba waktu ada yang manggil Yang Mulia:(
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
—waktu gue kecil orang gede pada pacaran, pas gue gede bocah kecil pada pacaran, terus gue pacarannya kapan?!- Jevan Kadipta Butuhcinta.
Kalau semalam hawanya berasa kaya di Indomaret, siang ini hawanya kaya neraka lagi open house buat siapa saja yang mau tester. Panas banget, mungkin kalau keringat keduabelas manusia itu diperas, bisa mengisi bak kamar mandi mushola yang segede dosa gibahnya Hoshi kali.
Deka mengipas-ngipas sweaternya yang basah luar dalam. "Siapa sih yang bikin dosa, neraka jadi marah nih!" cuitnya yang langsung kena tempelengan oleh Chungha.
"Lu bego! Makanya jangan suka nyolong ale-ale di warung" omel sang mamah yang masih sempat-sempatnya menempeleng Deka saat bermain PUBG.
Iya, Chungha sudah terkena gila games gara-gara mantannya. Mantannya yang mana? Mantan yang batal diajak bulan madu ke India.
Deka merengut, padahal dia tidak niat menyolong, cuma lupa bayar. Beruntung Pak Yoongi lewat dan diteriaki ibu warung, alhasil bapak pesugihan pun harus rela mengeluarkan uang untuk membayar ale-ale Deka. Mana ngambilnya banyak lagi, lima biji, emang menyusahkan biji jumpboo satu itu.
"Lu sih Chi gibahin Pak Yoongi mulu, neraka jadi pengen invite lu ke grup ahli neraka" seru Yujin yang sibuk bergelendot di lengan Jun.
"Ngucu dung!" omel Hoshi dengan mulut penuh lemper. "Lu kun jugu ukutun gubuhun Puk Yungu" tudingnya menggunakan bahasa Wakanda.
"Kunyah dulu bli, abis itu telen, dijilat, terus dicelupin" Deka menggeret ember penadang air hujan untuk didekatkan kepada Hoshi, lalu mendorong kepala Hoshi agar masuk ke dalam ember tersebut.
"NGUDU-NGUDU LU KUNYUK!" Hoshi memuncratkan lempernya ke arah Deka lalu balik mendorong kepala anak Bali itu untuk masuk ke dalam ember.
"Ahhh...ampun bli!" teriaknya teredam ember.
"Jilat tuh ember!" seru Hoshi menelan lemper Pak Yoongi sisaan tadi malam yang dia colong.
Deka meronta-ronta minta di lepas. "Sakit bli!" teriaknya coba mengulurkan tangan ke belakang, memukul badan chubby lelaki itu.
"Makanya lu jangan macem-macem!" Hoshi pun melepaskan Deka, tapi sebelumnya dia hadiahkan gebukan maut di punggungnya, sebelum sibuk lagi mengunyah lemper Pak Yoongi yang sisa dua di tangannya.
"Lu semua sama aja, dosa gibahnya bagi rata. Sungkem lu sama anaknya" sahut Zelo yang juga bermain PUBG bersama Jun. Posisinya bersandar pada bangku panjang di bawah pohon mangga, menghindar dari sinar ultramilk.