Beberapa menit berlalu Bokuto akhirnya sampai di depan rumah Akaashi. Bokuto sudah menghentikan motornya tapi Akaashi malah tak turun.
Yang awalnya hanya pegangan sekarang menjadi pelukan, Akaashi menenggelamkan wajahnya di punggung Bokuto.
Bokuto tadinya memang senang sumringah tapi saat mendengar Akaashi terisak dan menangis kesenangan itu terhenti.
"Keiji kamu nangis?" Tanya Bokuto merasa mendengar suara kecil isakan Akaashi.
Akaashi sejenak tak menjawab lalu turun dari motor menyembunyikan wajahnya.
"Makasih." Ucap Akaashi singkat dan hendak pergi masuk ke dalam, di sisi lain Bokuto juga ikut turun dari motor kemudian langsung menahan lengan Akaashi.
Bokuto sekilas melihat wajah Akaashi dan matanya yang memerah, Akaashi kembali ingin menyembunyikan wajahnya tapi keduluan Bokuto yang menangkup kedua pipi Akaashi sambil menatap lurus.
"Keiji kenapa nangis? Keiji ada masalah? Keiji sakit lagi?" Banyak pertanyaan yang dilontarkan Bokuto.
Bukan, saat ini bukan itu yang menyebabkan Akaashi menangis. Ikatannya pada masa lalu yang menyebabkan Akaashi sampai mengeluarkan air mata.
Akaashi mengenggam hangat tangan Bokuto yang berada di wajahnya dan sedikit tersenyum meski air mata masih keluar.
"Ga, aku gapapa." Jawab Akaashi pelan.
"Bohong, kamu masih nangis gini." Ucap Bokuto seraya mengusap air mata Akaashi, tatapan Bokuto masih sama seakan meminta jawaban dari Akaashi.
"Aku- aku cuman sedih aja kehilangan sesuatu yang berharga." -Akaashi
"Sebagian serpihan udah hilang pergi." Tambah Akaashi lagi.
Beberapa detik kemudian Bokuto tau apa itu artinya, Akaashi sedang merindukan seseorang. Sosok yang dulu selalu menemani Akaashi dan selalu ada di samping Akaashi.
Secara tak langsung Bokuto berpikir jika Osamu masih ada tak mungkin bagi dirinya bisa bersama Akaashi sekarang.
"Keiji mau ga nanti jalan-jalan sama aku?" Ajak Bokuto.
Meskipun hati Akaashi masih terpaku pada masa lalu, saat ini Bokuto juga ingin maju. Setidaknya semoga Akaashi bisa melupakan perasaannya pada masa lalu.
"Boleh." Jawab Akaashi.
***
Akaashi POV
Malam hari, sebelumnya setelah Akaashi menyetujui ajakan Bokuto, Bokuto sempat jingkrak-jingkrak kesenangan sebentar.
Mereka berdua lalu masuk kedalam sambil membawa barang belanjaan juga. Bokuto membantu Akaashi menata bahan makanan serta sedikit beres-beres.
Tapi hari ini sangat disayangkan Bokuto tak bisa di rumah Akaashi sampai malam lantaran kakak perempuannya berkunjung ke rumah hari ini.
Akaashi kini berbaring di kasur sambil memakan beberapa cemilan, matanya fokus menatap layar ponsel melihat beberapa video acara memasak.
Di waktu yang sama Kenma menelpon Akaashi.
"Halo Ken ada apa?" Tanya Akaashi.
"Kaashi kabar kamu gimana? Maaf ya jadi jarang kasih kabar soalnya aku sibuk ngurusin youtube ku." -Kenma
Faktanya Kenma sekarang menjadi seorang yutuber terkenal.
"Aku baik-baik aja ken, oh iya aku juga ga denger kabar Hinata sekarang dia kemana ya?" -Akaashi
"Denger-denger sih dia buka usaha bareng gitu sama Tobio, kaya online shop." -Kenma
"Oh gituu-"
"Btw sekarang kamu sama kak Bokuto gimana?" Tanya Kenma.
Akaashi sempat diam sejenak sebelum menjawab, "Ya ga gimana-gimana sebenernya cuman kadang aku suka nangis tiba-tiba kalo bareng dia aneh banget kan, aku juga gatau kenapa bisa gitu."
"... Aku kaya ngeliat Samu di dalam diri dia dari segala perilaku hangat yang dia kasih." -Akaashi
"Kaashi tapi dia Bokuto, Bokuto koutaro bukan Osamu." -Kenma
Akaashi mulai mengeluarkan air mata kembali, "Aku juga gatau kenapa aku bisa ngerasa kaya gitu Ken, aku-"
"Kaashi kamu kayanya masih kejebak perasaan masa lalu, maaf Kaashi tapi ini demi kebaikan kamu juga. Kamu harus ngelangkah ke depan dan harus mulai bisa nerima semua yang terjadi sama kamu, atau kayanya kamu ada sesuatu yang belum disampein ke Osamu ya? Jadi buat kamu susah lupain." -Kenma
"Maaf ken aku ga mau bicarain ini dulu sekarang." Akaashi langsung mengentikan panggilan.
Akaashi kemudian meringkuk dan kembali terisak di atas kasur.
'Aku gatau apa yang harus kulakuin sekarang, aku juga bingung kenapa semuanya bisa gini. Samu kenapa kamu pergi, aku gabisa ngadepin semuanya kalau ga ada kamu.'
KAMU SEDANG MEMBACA
Don't Go || BokuAka
FanfictionKisah lanjutan - I always love you - BokuAka WARN : NSFW 🔞 - ⚠️ OOC - [END] Menceritakan perjuangan Bokuto yang ingin kembali mendapat kepercayaan dan hati Akaashi. Sedangkan Akaashi sendiri masih kehilangan dan mencari sosok kebera...
