1st Phase - Road to 12.12

842 147 18
                                        

Senin pagi pukul 9.30, Raditya Nareswara Salim sudah menginjakkan kakinya di Resonance HeadRes Office. Langkahnya sangat tergesa-gesa, hingga sampai di lantai dua puluh tujuh, Radit langsung melangkahkan kakinya ke Cre Baking Room di pojok kanan tanpa menginjakkan kaki ke ruangannya terlebih dahulu untuk sekedar menaruh tasnya.

"Ben mana?" tanya Radit to the point pada Tama sebagai satu-satunya orang yang ia dapati di ruangan ini.

"Masih pagi, udah ngegas aja?"

"Masih pagi, udah ngegas aja?"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Ck. Jawab aja, Tam" jawab Radit nggak sabar.

"Kenapa nyari gue?" sahut Ben yang baru saja datang sambil meletakkan tasnya di kursi lalu menghampiri Radit.

"Kenapa nyari gue?" sahut Ben yang baru saja datang sambil meletakkan tasnya di kursi lalu menghampiri Radit

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Revisi moodboard Ismaya mana?" tanya Radit ketus.

Ben menaikan sebelah alisnya, "Emang ada revisi?"

Mendengar pertanyaan Ben, emosi Radit yang sedari tadi tertahan mendadak mencuat, "Lo punya handphone kan?! Ada whatsapp tuh dibaca makanya!" cecar Radit setelahnya.

"Sorry, Sabtu Minggu emang gue turn off notif" jawab Ben setelah membaca pesan yang Radit maksud.

"Wah anj—" Radit melangkah ke depan, hendak mencengkram kerah kemeja Ben. Beruntung Tama maju terlebih dahulu untuk menghalaunya.

"Dit, santai. Oke?" Tama mendorong Radit menjauh dari Ben, sebelum hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.

"Kenapa nih pagi-pagi?" Joni yang baru datang dan menyaksikan kejadian tadi langsung menghampiri Radit yang masih dalam jangkauan Tama.

"Kenapa nih pagi-pagi?" Joni yang baru datang dan menyaksikan kejadian tadi langsung menghampiri Radit yang masih dalam jangkauan Tama

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Resonance TeamTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang