9. Bertemu Squad Bobrok (2)

86 17 0
                                        

▪︎♡▪︎Mereka yang menghiburmu tanpa tau masalahmu Adalah yang terbaikDaripadaMereka yang mendengarkan sesi curhatmuNamun hanya untuk ingin tau▪︎♡▪︎Selamat Membaca

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

▪︎♡▪︎
Mereka yang menghiburmu tanpa tau masalahmu
Adalah yang terbaik
Daripada
Mereka yang mendengarkan sesi curhatmu
Namun hanya untuk ingin tau
▪︎♡▪︎
Selamat Membaca

Typo komen aja nanti aku perbaiki👌

.


.


.


Setelah selesai memasak mie, mereka menatanya dan menyiapkan beberapa cemilan dan minuman kaleng.

"nasinya ada gak sih jin?, gak kenyang kalo mie doang" tanya lucas

"iya bener gak kenyang kalo mie doang, hidup butuh banyak energi" kata jeno menyetujui

"bentar gue cek dulu" kata hyunjin kemudian beranjak pergi ke dapur
Sepeninggal hyunjin, lucas mempertimbangkan apakah harus bertanya tentang hubungan jaemin dan jeno kepadanya oknumnya langsung.

"kalian beneran pacaran?" tanya lucas yang sedari tadi kepo berat

"gak kita pacaran kontrak" kata jeno acuh sambil memakan mie yang ada di piringnya

Sedangkan jaemin hanya tertawa menanggapi pertanyaan lucas dan jawaban jeno.

"gue doain putus"
Repleks jeno menggeplak kepala lucas, "jangan ngadi-ngadi lo"

"ya elonya juga gitu"

"ya gue pacaran beneranlah malih masa boongan"

Kemudian lucas beralih bertanya kepada jaemin, " kok lo mau sih sama dia na" tunjuk lucas kepada jeno

"ya gatau suka aja" jawab jaemin

"dih pasti si jeno pake pelet nih, masa yang bening kek gini sukanya sama panci presto kek lo sih" kata lucas

"anjim gue yang mirip idol korea gini dikatain kek panci presto, ngaca pak situ kek pantat panci" balas jeno tidak terima

"eh lo berdua jangan ribut ntar anak tetangga gue nangis" kata hyunjin yang baru datang dari dapur sambil membawa dua piring nasi.

"biasanya juga lo yang paling ribut" kata jeno

"hari ini gue lagi tobat"

"eh si bule ngapa gak diajak?" tanya jeno

"diajak kok tapi katanya sih ngater bapanya ke rumah pamannya yang lagi sakit"

"oh gitu" kata jeno sambil menganggukan kepalanya

"eh Na kok diam aja sih?" tanya lucas

"masih malu keknya dia" kata jeno kemudian mencubit pipi jaemin

"gak usah malu na, sama temen sendiri kok malu" kata hyunjin menimpali

"nah tuh gak usah malu" bisik jeno sambil mengusak rambut jaemin
Hyunjin yang mulai bosan memilih untuk mengambil psnya yang ada di kamar dan membawanya ke ruang tamu.

𝑲𝒂𝒎𝒖𝒍𝒂𝒉 𝑻𝒂𝒌𝒅𝒊𝒓𝒌𝒖 [𝑵𝒐𝒎𝒊𝒏]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang