Hope you like and enjoy it!
"Bagus.. kerja kalian hari ini sangat memuaskan" Ucap seorang pemimpin disana.
"Saya mau kalian kirim 5 truck hari ini. 2 truck lewat jalur barat, 2 truck lagi lewat jalur selatan, dan sisanya lewat jalur biasa. Kasih jarak 1 jam setiap pengiriman truck" Jelas sang pemimpin pada bawahannya. Saat dirinya akan berbicara, suara telpon masuk mengusik pendengarannya. Dia melirik sekilas ponsel itu dan mengabaikannya.
"Saya mau nanti di bungkus pake kotak be -... "
".. - Sebentar" lagi lagi perkataannya harus terpotong oleh panggilan masuk. Sekali lagi dia hanya mengabaikannya tanpa berniat mengangkatnya.
"Kalau bisa nanti di bungkus dengan rapi pakai kawat besi supaya nanti tidak terkena sensor ya" Sang bawahan mengangguk paham.
Kriingg kriinggg
Deringan ketiga membuatnya geram dan langsung mengangkat panggilan tersebut.
"Halo sayang ada apa?" Suaranya berubah lembut dan lebih manis.
"Halo baby, kenapa dari tadi telponku tidak di angkat? Apa kau sudah siap? Kau berjanji kita akan makan malam hari ini" mendengar ucapan sang kekasih. Sang pemimpin mafia tersebut langsung mengumpat dan berseru panik. Dia lupa jika dia memiliki janji dengan kekasih hatinya itu.
"Oh shit!" Umpatnya pelan seraya menjauhkan telpon genggamnya takut-takut sang kekasih mendengarnya.
"Ohh ya tentu, aku sedang berdandan sayang. Maaf kan aku" Ucapnya sembari membenahi pakaiannya.
"Perlu aku jemput?" Tanya sang kekasih.
"No sayang, aku akan diantar supir nanti. Kita ketemu di sana ya sayang"
"Baiklah. Hati-hati di jalan honey"
"Yes.. honey"
Tuutt
"Kita lanjutkan pembicaraan nanti" ucapnya pada sang bawahan. Tangannya sibuk mengemasi barang barangnya di bantu sang asisten.
"Kau boleh keluar. Kerjakan tugasmu dengan benar" ujarnya dengan nada datar. Setelah salah satu bawahannya pergi, pemimpin tadi membenahi pakaiannya sekali lagi, dan menutup laptopnya.
"Antar saya ke restaurant biasa. Saya ada kencan dengan kekasih saya"
"Baik tuan"
"Bagaimana penampilanku?" Sang asisten meneliti penampilan tuan mudanya itu dengan cermat. Sangat sempurna tentu saja.
"Perfect"
"Good"
*****
Wave berjalan memasuki restaurant itu dengan elegan dan anggun. Beberapa pelayan menunduk hormat padanya, dan dirinya di tuntun ke arah kekasihnya yang sudah menunggu sedari tadi.
"I'm sorry babe, i'm late" ucap wave sembari memberikan kecupan di pipi lelaki tampan yang berada di depannya.
"No problem baby" jawab tonmai dengan senyum menawannya membuat wave ikut menyunggingkan senyum manisnya. Wave meminta menu pada sang pelayan dan langsung memberikannya pada tonmai.
"Sayang.. di pilih-pilih dulu mau makan apa?" suaranya sangat lembut dan halus. Tonmai lagi-lagi di buat jatuh cinta pada sang kekasih manisnya itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Chimon Harem OneShoot
RomanceKumpulan oneshoot harem chimon . . . Pair : - Pluemon - Namon - Chimon x all
