Frankmon : Pacar

1.7K 146 18
                                        

Top! Frank
Bottom! Chimon













...

Saat ini chimon sedang berada di kelasnya. Kelas sudah berakhir sejak beberapa menit yang lalu, murid-murid yang lain pun juga sudah langsung bergegas meninggalkan ruang kelas untuk kembali kerumah masing masing. Cowok berparas imut dengan rambut hitam halus itu sedang sibuk membereskan alat tulisnya.

"Bentar deh, buku catatan gue kemana ya?"

Chimon pun membongkar lagi isi tasnya. Mencari di bawah meja, di depan kelas, sampai di kolong meja teman temannya. Tapi hasilnya nihil. Buku catatan fisikanya tidak ada di mana pun.

"Apa di pinjem nanon ya?" Akhirnya, chimon pun bergegas kembali membereskan alat tulis yang dia bongkar, dan beranjak menuju lapangan basket untuk menemui nanon.

...

Saat sampai di lapangan basket, chimon di suguhi pemandangan beberapa anak anak dari club basket yang sedang berlatih. Disana bukan cuman anak anak dari club basket yang terlihat. Di bangku penonton ada beberapa siswa yang entah apa yang mereka lakukan, mungkin ingin menonton para lelaki club basket itu, atau sekedar menunggu jemputan. Entahlah, chimon tak mau mengurusinya.

Saat dia melangkah mendekat, dari arah belakang seseorang merangkulnya dan menggiringnya ke tempat anak club basket yang sedang berkumpul.

"Eh mon, tumben kesini. Ada apa?" Tanya nanon yang melihat sahabatnya itu dateng bersama drake.

"Non, lo minjem buku catatan fisika gue ya?" Chimon langsung bertanya pada nanon.

"Enggak, gue gak ada minjem punya lo. Gue pinjemnya punya pawat" jawab nanon yang diangguki oleh pawat.

"Ihh buku gue ilang..." chimon memanyunkan bibirnya sebal. Membuat anak-anak club basket memekik gemas terhadap lelaki mungil di depan mereka ini.

"Buku lo gak ilang kecil" chimon menoleh saat frank berjalan ke arahnya sekaligus melepaskan lengan drake yang sedari tadi melingkar di pinggang ramping chimon.

"Buku lo ada sama gue. Ayo ikut gue, sekalian gue anter pulang" Ucap frank sembari menarik lembut lengan chimon dan membawanya menjauh dari anak club basket yang sekarang sedang menyeruakan protesan terhadapnya. Karna frank seenaknya membawa pergi teman mungil mereka.

Frank membawa sahabatnya itu ke ruangan ganti club basket. Lelaki tampan itu membuka tasnya dan memberikan sebuah buku pada chimon.

"Kok bisa ada di lo frank?" Tanya chimon penasaran. Pasalnya, chimon tidak pernah meminjamkan catatannya pada frank karna lelaki didepannya ini bahkan sangat rajin mencatat semua pelajaran.

"Yang naro di meja guru siapa?" Tanya frank.
Chimon terkekeh kecil dengan menggaruk belakang kepalanya yang tak gatal. "Oiya, gue lupa tadi gue sempet nyatet di meja guru bareng first" frank hanya menggeleng kepalanya saat melihat cengiran lucu chimon.

"Yaudah, Tunggu ya... gue ganti baju dulu" chimon hanya mengangguk lucu membuat frank gemes dan mencubit pelan pipi mochi itu.

"Sakit! Ihh!!" Frank hanya tertawa, dan langsung bergegas berganti baju.

10 menit kemudian...

Frank dan chimon tengah berjalan menuju apartement mereka yang letaknya tak begitu jauh dari sekolah. Sesekali, mereka terlihat tertawa bersama dan saling menjahili satu sama lain. Jika seperti ini, orang lain pasti akan mengira mereka sepasang kekasih.

"Frangkii gue mau es krim!" Ucap chimon yang terlihat sangat bersemangat saat matanya menemukan penjual ice cream dekat taman itu. Mereka pun akhirnya menghampiri penjual tersebut.

"Pak, ice cream strowberry 1 sama coklatnya 1 ya pak" penjual tersebut membuatkan pesanan mereka. Tak lupa frank membayar ice cream tersebut.

"Pacarnya manis banget dek"

Celetuk si bapak membuat frank dan chimom terkejut. Bahkan wajah chimon sampai memerah lucu sangking malunya.

"Kita gak pacaran pak" jawab frank.

"Iya, kita cuman sahabatan aja pak" ucap chimon.

"Yah.. sayang sekali, padahal kalian cocok banget loh" lagi lagi chimon hanya menunduk. Frank pun langsung membawa sahabatnya itu pergi tak lupa mengucapkan terima kasih pada si pak penjual yang ternyata bernama pak supot itu.

"Mon.."

"Hmm.." guman chimon yang sedari tadi masih menikmati ice creamnya. Frank yang melihat sahabatnya itu makan dengan belepotan, dia pun berinisiatif membersihkan sudut bibir chimon. Dan menjilat noda yang menempel di jarinya.

"Kayak anak kecil aja lo makan belepotan gitu" lagi-lagi chimon hanya tersenyum lucu. Frank benar-benar di buat gemas oleh tingkah sahabatnya ini.

"Gimana mon?" Tanya frank tiba-tiba

"Gimana apanya?" Tanya balik chimon tak mengerti dengan maksud sahabatnya itu.

"Tadi tukang es krimnya bilang kita cocok"

"Terus?"

"Ayo pacaran" ajak frank dengan cengiran konyolnya.

Chimon menaikkan satu alisnya. Memandang geli sahabatnya yang terlihat excited saat mengajaknya pacaran.

"Lo ngajak pacaran kek ngajak jajan cilok tau gak" chimon terkekeh sambil berjalan mendahului sahabatnya itu.

"Gue serius anjir. Ayo kita pacaran. Gue gak mau keduluan sama yang lain" frank mengejar chimon, dan langsung memeluk tubuh yang lebih mungil itu dari belakang.

Chimon menolehkan kepalanya. "Emm.. ayo kita pacaran" sambil tersenyum manis. Frank yang mendengarnya langsung mencium pipi chimon dan memeluknya erat.

"Frank! Anjir! Udah ihh, gue kagak bisa napas bodoh!" Omel chimon

"Hehehe maaf. Berarti kita pacaran?" Tanya frank dengan semangat, yang hanya di kawab anggukan oleh chimon.

"YEESHHH AKHIRNYA GUE YANG DAPETIN CHIMON!!"

PLAAKK

"Aduuh sayang sakit" Chimon mendelik kearah pacar barunya ini. Bisa-bisanya dia berteriak di tengah jalan.

"Malu-maluin banget sih! Diem gak?"

"Iya sayang iya.. galak banget sih" pipi chimon langsung memerah malu. Dirinya buru-buru berjalan meninggalkan frank yang tertawa keras melihat tingkah lucu kekasihnya.

"CHIMONAC! I LOVE YOU!" Teriak frank sekali lagi sembari meletakkan kedua tangannya di atas kepala membentuk hati. Chimon berbalik dan tertawa melihatnya. Benar-benar tidak punya malu.

"Sini-sini, duuhh malu-maluin aja. Pacar siapa sih?" Chimon merengut sembari menutup mukanya.

"Pacarnya chimonac dong" frank merangkul chimon dan melanjutkan perjalanan mereka.

"I love you too frank"

CUP

Chimon langsung berlari meninggalkan frank yang terbengong. Kekasihnya itu baru saja menciumnya. Tepat di bibirnya. Frank mengerjapkan matanya cepat dan langsung tersadar jika dia sudah tertinggal jauh dari kekasihnya. Dia pun cepat-cepat berlari menyusul sang kekasih.

"Awas aja. Gak bakal gue lepasin lo malem ini mon"

.
.
.
.
.
.
.
.


-the end

Yuhuu kembali lagi..
Kali ini gue bawa chimon sama frank 😁 mereka klo berdua juga gemes banget gak sih 🥺🥺

Hope you like and enjoy it!

Thank you 🙏

Chimon Harem OneShootCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang