Warning! ⚠️🔞
Top! Ohm Pawat
Bottom! Chimon Wachirawit
Cerita ini mengandung unsur dewasa. Bagi yang belum cukup umur, harap menyingkir terlebih dahulu!
Kali ini lumayan panjang ceritanya, semoga kalian tidak bosen ya 😁
*****
Chimon menatap kagum setiap ornamen di apartemennya pawat. Walaupun tidak begitu besar, tapi terlihat sangat elegan dan nyaman. Dengan dua kamar tidur besar, dapur rapi, dan ruang tamu, cukup membuat chimon betah berada disini. Bahkan teman sebangkunya itu merawat tanaman kecil-kecil yang tergantung di sekitar area dapur.
"Kenapa diem disitu? Kemarilah" Tanpa di suruh dua kali, chimon melangkah mendekati pawat yang sudah berada di ruang tengah.
"Kita belajar disini aja ya" Ucap pawat yang terlihat sibuk menata beberapa minuman dan cemilan kecil untuk menemani mereka mengerjakan tugas.
Mereka pun mengerjakan tugas kelompok dengan serius. Sesekali chimon bertanya pada pawat yang akan langsung di jelaskan dengan detail. Sedikit informasi, Ohm pawat adalah salah satu murid terbaik dan terpintar disekolahnya. Chimon merasa beruntung dapat sekelompok dengan pawat karna kebetulan mereka juga teman sebangku. Ohm pawat adalah definisi dari kata sempurna. Badan bagus, pintar, jago olah raga.
Sayangnya, dia adalah salah satu anak nerd di sekolah. Penampilannya membuat orang-orang enggan bergaul dengannya. Rambut lepek belah tengah, kacamata besarnya, jangan lupa kawat gigi yang bertengger cantik di deretan gigi putihnya.
"Mon? Kok ngelamun sih?" Ucapan pawat membuat chimon tersentak dari lamunannya.
"Eh.. maaf maaf paw, sampai mana tadi?" Buru-buru chimon mengambil pulpennya dan menatap kearah buku. Sedangkan pawat hanya tersenyum kecil melihat tingkah temannya itu.
"Paw" Panggil chimon.
"Hm?"
"Aneh gak sih? Guru olahraga kita udah seminggu ilang dan gak ada yang tau keberadaannya, terus penjaga perpus ikutan ilang juga, belum lagi gengnya alex yang udah 5 hari gak keliatan di sekolah. Bahkan orang tua mereka juga gak tau mereka dimana"
"Kamu masih sering di bully sama mereka?" Tanya pawat tiba-tiba membuat chimon langsung memalingkan wajahnya.
"Dari kapan?" Tanya pawat lagi dengan suara datarnya. Chimon menggigit bibirnya pelan. Entah kenapa pawat jadi terlihat menyeramkan.
"Emm.. se-sekarang udah gak lagi. Karna mereka gak masuk gara-gara ilang itu"
"Bagus lah" ucap pawat pelan.
Chimon menoleh cepat kearah pawat "Lo bilang apa?" Pawat menggeleng,
"Udah, lanjut lagi kerjain tugasnya. Jangan pikirin hal yang gak penting" mendengar perkataan temannya itu, chimon memajukan bibirnya lucu. Tapi bukannya melanjutkan seperti yang dibilang pawar, dirinya malah mengambil ponsel miliknya dan memainkannya.
"Haaahhh"
Mendengar helaan nafas panjang di depannya, pawat pun menoleh dan melihat wajah chimon yang menampilkan ekspresi bete.
"Kenapa, hm?" Tanya pawat.
"Drake gak ada kabar dari kemarin. Terus frank juga gak bisa dihubungin" jawab chimon dengan muka kesalnya.
"Drake? Pacar mu itu?" Chimon mengangguk. Dia kesal sekaligus sedih karna dari beberapa hari yang lalu kekasihnya itu sangat sulit untuk di hubungi.
KAMU SEDANG MEMBACA
Chimon Harem OneShoot
RomansaKumpulan oneshoot harem chimon . . . Pair : - Pluemon - Namon - Chimon x all
