Pairing!
Nanon x Chimon!
First time nanon ketemu chimon, langsung jatuh hati padanya.
*****
Hope you like and enjoy it!
Pagi hari di kota Bangkok, seorang lelaki tampan berwajah manis dengan dimples di kedua pipinya sedang di sibukan dengan berbagai kertas yang menumpuk di meja kerjanya. Sesekali helaan nafas dia hembuskan, mata tajamnya hanya terfokus pada benda tipis di depannya itu.
Nanon korapat adalah salah satu mafia terkenal di kalangan masyarakat yang paling di takuti. Dengan menjalin kerja sama dengan sang sahabat, dirinya selalu berhasil memenangkan tender dan berhasil membangun bisnis ilegalnya.
"Gimana? Lo berhasil dapetin senjata itu kan?"
"....."
"Bagus, di mana sekarang senjatanya?"
"....."
"Gue bakal ngirim anak buah gue ke tempat lo, dan lo tinggal nyebutin kodenya aja"
"....."
"Tenang aja, penjualan organ tubuh itu sudah gue urus"
"....."
"Ya, thank you wat"
Setelah sambungan terputus, nanon merilekskan sejenak tubuhnya pada sandaran kursi. Dirinya memutar menghadap kaca besar yang menampilkan pemandangan hiruk piruk kota Bangkok. Matanya menerawang jauh ke depan, memikirkan kemungkinan apa yang akan terjadi di masa depan.
Pikirannya tiba-tiba tertuju pada satu nama yang akhir-akhir ini sudah berhasil mencuri perhatiannya.
Chimon Wachirawit.
Lelaki manis yang tak sengaja ia jumpai di salah satu cafe terkenal di Bangkok. Baru kali ini dirinya merasa begitu tertarik pada seseorang. Padahal Banyak kaum pria dan wanita yang menginginkan, tapi sayangnya nanon tak pernah tertarik dengan mereka.
Saat pertama bertemu, nanon langsung dibuat jatuh hati pada sesosok lelaki berbadan mungil yang sedang meracik kopi. Nanon terus memperhatikan lelaki tersebut dengan pandangan berbinar cerah, seperti sedang bertemu dengan malaikat.
Tanpa membuang kesempatan, nanon pun mencoba berkenalan dengan sosok yang dia kagumi tersebut dan ternyata di sambut dengan baik oleh sang pemilik cafe tersebut.
"Aku seperti pernah melihatmu?" Tanya nanon saat lelaki yang tubuhnya ternyata lebih mungil dari yang di kira itu.
"Maaf? Apa kita pernah ketemu sebelumnya?" Tanyanya sopan.
"Kamu tk dimana?" Tanya nanon lagi tiba-tiba membuat lawan bicara bingung. Kenapa tiba-tiba bertanya seperti itu?
"Grammy, kenapa?" Jawabnya.
"Chimon? Kamu chimon kan?" Nanon menyunggingkan senyum manisnya sampai kedua pipinya masuk kedalam.
"Kamu.. korapat?" Nanon mengangguk. Tak percaya jika pujaan hatinya itu ternyata teman masa taman kanak kanaknya.
Alhasil nanon sering berkunjung ke cafe tersebut sekedar menyapa atau memesan kopi favoritenya. Dan tentunya untuk memulai pendekatan dengan sang pujaan hati. Chimon sendiri tak masalah jika lelaki tampan itu sering mengusiknya di cafe, bahkan mereka sering terlihat jalan dan makan bareng.
.
.
.
Seperti sore ini, setelah nanon di pusingkan dengan berkas-berkas yang sialnya selalu menumpuk di meja kerjanya, dirinya memutuskan untuk berkunjung ke cafe milik chimon. Tak terasa sudah hampir sebulan dia dan chimon berkenalan. Tentu saja nanon tak pernah bosan mengunjunginya setiap kali dia memiliki waktu luang.
"Dateng lagi?" Tanya chimon yang sedang jaga kasir. Nanon mengangguk tak lupa dengan senyum manisnya. Sangking seringnya kesini, chimon sampai hafal pesanan nanon tanpa perlu lelaki itu sebutkan.
"Masih lama?" Tanya nanon.
"Bentar lagi, hari ini khusus untuk mu" chimon mengedipkan satu matanya ke arah nanon. Mau tak mau nanon menjadi salah tingkah, dan langsung mengusap puncak kepala chimon gemas.
Mereka memang berencana untuk menghabisakan waktu bersama hari ini. Sembari menunggu chimon yang sedang menyelesaikan tugasnya, nanon duduk di bangku tempat favoritenya. Dari arah sini, dia bisa mengawasi setiap pergerakan chimon. Bagaimana lelaki manis itu meracik kopinya, bagaimana lelaki manis itu tersenyum manis pada pelanggang yang berkunjung, dan jangan lupakan mata cantiknya yang membuat nanon ingin selalu melihatnya.
...
Jam menunjukkan pukul 20.10, nanon dan chimon sekarang sudah berada di restoran mewah yang sudah dipesan oleh nanon untuk dinner mereka. Setelah tadi mereka keliling kota dan chimon yang mengajaknya bermain timezone, mereka pun pergi memuju restoran. Awalnya chimon menolak untuk makan di tempat itu, alasannya karna terlalu mahal. Tapi nanon memaksanya dengan berdalil dia sudah memesannya dan tak bisa di batalkan.
Mau tak mau, chimon mengikuti lelaki tampan yang membawanya itu.
Mereka pun menikmati santapan makan malam mereka dengan tenang. Nanon tidak begitu suka jika berbicara saat makan, chimon pun tak masalah dengan itu.
Selesai makan, nanon mengajak chimon untuk melihat pemandangan malam dari balkon restoran.
"Waahh pemandangannya cantik banget" gumam chimon. Nanon tersenyum dan mengangguk, matanya tak bisa lepas dari lelaki di sampingnya itu. Sangat manis.
"Kamu lebih cantik sayang" ucap nanon.
"Ihh apa sih non" entah kenapa chimon selalu salting jika nanon sudah memanggilnya dengan sebutan manis.
"Gak kerasa ya udah sebulan aja kita kenal" ucap nanon dengan pandangan tak pernah lepas dari chimon.
"Ya... makasih ya udah nemenin gue terus" ujar chimon tulus.
"Anytime honey" lesung pipi itu membuat chimon ingin menyentuhnya. Katakan saja dia aneh dan tak sopan. Tapi dia ingin menyentuhnya.
"Mon.." panggil nanon dengan suara beratnya tepat di sebelah telinga chimon.
"Ya-ya?" Jawab chimon gugup. Nanon mendekatkan dirinya dan menarik dagu chimon untuk melihat kearahnya. Matanya tak lepas dari bibir merah menggoda chimon.
"Kalo gue bilang, gue suka sama lo gimana?"
Pertanyaan nanon seketika membuat chimon blank. Tak menyangka jika teman tk nya itu menyimpan perasaan suka padanya.
"Gak di jawab hm?" Chimon masih memandang nanon, pipinya berubah merah. Nanon yang gemas langsung menciumnya tepat di bibir chimon.
Mata cantik itu melebar kaget, tapi detik itu juga chimon malah menikmati setiap pergerakan bibir nanon.
Dan malam itu, dihabiskan dengan nanon yang disibukan dengan mencumbu chimon, dan chimon yang bimbang dengan perasaannya.
"Ahh.. jadi lelaki manis itu, boleh juga"
-tbc
Hay.. kembali lagi.
Jadi kali ini verita bakal nyambung sama beberapa part yg akan datang.
Sebelumnya makasih ya yg udah ngerequest hehehe 😁
Gue bakal coba buat satu satu permintaan kalian.
Terima kasih 🙏
KAMU SEDANG MEMBACA
Chimon Harem OneShoot
RomanceKumpulan oneshoot harem chimon . . . Pair : - Pluemon - Namon - Chimon x all
