Amegakure

672 84 13
                                        

Naruto dan karakter lainnya yang saya gunakan adalah milik M.K



Gambar yang saya gunakan bukan milik saya, saya hanya meminjamnya












"Apa kau yakin ingin bekerja sama dengan uchiha itu?" Ucap Gaara tenang, mata nya menatap lurus kearah beberapa kendaraan yang berlalu lalang


"Apa menurutmu mereka bisa dipercaya?" Naruto balik bertanya dengan nada santai, gadis itu menggoyang gelas nya pelan, mengamati pergerakan air yang sesuai dengan arah gerakannya


Gaara mengalihkan perhatiannya, keningnya sedikit berkerut bingung, pertanyaan Naruto terkesan ambigu dan mata merah itu menatap lekat, Naruto hanya memberikan reaksi yang sangat santai dan biasa, gadis itu bahkan bersikap seolah tidak ada hal apapun yang terjadi

"Entah lah, semuanya terasa membingungkan" balas Gaara

Kiba menatap keduanya dengan tatapan polos, benar-benar tidak mengerti dengan maksud keduanya, gadis itu menghembuskan nafas lelah, Naruto tiba-tiba membuka tas nya, mengeluarkan beberapa kertas yang tersusun dengan rapi namun tidak terlalu tebal



"Bacalah" Naruto menyodorkan kertas-kertas itu kehadapan teman-teman nya

Gaara dan Kiba mengambil kertas didepan mereka, membaca nya dengan teliti, kata per kata dan kalimat per kalimat, mereka membacanya dengan serius, hingga kertas terakhir habis, meremat kertas itu dengan kuat, kemudian tersenyum mengejek


"Jadi semua ini ada kaitannya dengan uchiha itu" Gaara mendengus tidak percaya, gadis itu menyandarkan tubuhnya dengan kasar ke sofa di belakangnya




"Sebaiknya kita selesaikan semua ini, aku muak melihat uchiha itu selalu berada di sampingmu" Kiba mengucapkan kalimatnya dengan tajam dan menusuk, gadis itu mengepalkan tangannya erat

"Apa sebaiknya mereka juga kita hancurkan?" Tanya Naruto setelah lama mereka terdiam, mata gadis itu berkilat mengerikan


"Jika itu yang kau inginkan" balas Gaara dan Kiba serentak


















Naruto duduk di ruang kerjanya, kembali menatap kertas yang berserakan di atas meja nya, beberapa nama yang tidak asing tercantum disana, sebuah kalimat panjang yang terbentuk menjadi paragraf tersusun dengan rapi, Naruto tersenyum remeh, apa selama ini dia dibohongi


Naruto mengutuk semua perasaan nyaman yang pernah singgah di hatinya, gadis itu ingin memungkirinya tapi tidak bisa, dia tau, dia sudah jatuh oleh Sasuke terlalu dalam, Naruto meneteskan air matanya, gadis itu menangis sambil menggigit bibir bawahnya kuat

Naruto menghancurkan semua barang yang ada dalam ruangannya, ruangan yang semula rapi itu terlihat berantakan dan sangat kacau, Naruto terduduk, dengan kedua tangannya yang mengalirkan darah, gadis itu memukul dadanya yang terasa sesak, kenapa rasanya sangat menyakitkan, Naruto menangis pilu, menumpahkan semua kesedihan yang dirasakannya






















Sasuke menatap ruangannya Dengan tatapan kosong, laki-laki itu tidak bisa konsentrasi bekerja, pikirannya hanya dipenuhi dengan Naruto, beberapa hari setelah kejadian itu, Sasuke membawa Naruto ke mansion miliknya, mereka bermalam disana, tidak ada apapun yang terjadi, tapi paginya sikap gadis itu benar-benar berubah, Naruto bersikap sangat dingin, bahkan setiap nada yang dikeluarkan nya terkesan penuh kebencian



Dan terlebih lagi, mata biru itu menatap nya dengan penuh kekecewaan, Sasuke bingung harus bersikap seperti apa, Naruto selalu menolak untuk diajak bertemu, gadis itu seolah membangun tembok diantara mereka, Sasuke kalut


Great MafiaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang