Karya: Annisa Imutia Rakhman
Yang terbaik itu susah untuk dimiliki. Secantik apapun kamu, sebaik apapun kamu, seplaygirl apapun kamu, jika ia adalah orang yang terbaik yang dikirim oleh tuhan, pasti akan sulit untuk didapatkan.Dan karena itu pula kita akan semakin sulit untuk melepaskannya. Ingin melanjutkan tapi keadaan tidak memungkinkan, dan melepaskan pun sangat sulit karena kita sudah terlalu menggenggam ia terlalu erat.
Menggenggam sebelum adanya kepastian. Ya, itu kesalahan terbesar kita. Kita sudah mengikat dia padahal ia belum memberikan kepastian. Sebenarnya bukan ia yang memberi harapan lebih, namun kita lah yang mengharapkan lebih.
Dia bersikap baik mungkin hanya menjalankan tugasnya sebagai manusia. Bukankah tabiat manusia untuk bersikap baik sesama umatnya? Namun mengapa kamu masih menaruh hati kepadanya?
KAMU SEDANG MEMBACA
Ruang Sajak Puisi
PoesiaRuang Sajak Puisi adalah kumpulan atau sajak dari isi hati perempuan yang sedih lalu di jadikan sajak puisi yang menakjubkan kan dan keren di jamin seru. Puisi yang tentunya akan kalian sukai.. Ada beberapa genre romantis, ada perjuangan, oran...