GAZZA si cowok urakan yang hobinya buat onar ditantang oleh seorang cewek bawel titisan nenek Lampir.
"kalo emang lo ngaku Badboy, gue tantang lo harus pacaran sama gue"
GAZA & LANA
by oseasyz
Kenapa rasanya Gazza ingin lari saja Ke Roopftop sekolah, lalu menjatuhkan dirinya disana.
Gazza frustasi
Semua itu karena kelakuan Sang pacar, yang bikin wajah Gazza memerah seperti kepiting rebus, karena menahan malu.
"Gazza pacarnya siapa?"
"LANA"
Ah tepatnya lana dan para kawan bangsatnya.
"Gazza milik siapa?" Nyanyi lana dengan nada lagu, dudi-dudi-dam. Yang langsung dijawab oleh kawan-kawannya dengan lantang.
"LANA"
Gazza meremas botol ditangannya, ingin sekali Gazza menyumpalkan botol ini kedalam mulut bawel mereka, tapi sayang Gazza takut diamuk massa.
Mana ini lagi dikantin, otomatis mereka sekarang menjadi pusat perhatian murid-murid.
Apalagi, lihat sekarang yang dilakukan moreo, yang berdiri di kursinya lalu berjoget ngebor, yang langsung diikuti ken.
Sudah tercoreng nama Gazza sekarang.
Dan yang dilakukan keempat perempuan itu, lebih heboh dengan mengeluarkan ketawa ngakak-nya masing-masing, tapi Kanaya yang lebih heboh.
"Turun, malu-maluin, anjim!" Gazza menarik tangan ken, yang masih heboh joget ngebor.
"Bentar gaz, lagi asik nih" Ucap ken, yang sekarang telah mengubah jogetannya dari ngebor menjadi joget patah-patah.
"Na, udah dong jangan nularin kegilaan ama temen gue, mereka udah gila malah tambah gila" Ucap Gazza pada lana yang duduk disampingnya.
"Gak papa ih seru, ayo Gazza ikutan" Lana menarik tangan Gazza guna berdirii.
Gazza melotot garang, gila kale seorang Gazza Aldenio harus joget ngebor sama patah-patah dihadapan murid-murid, tercoreng sudah namanya.
"Udah turun, mau gue bogem hah!" Bentak Gazza sedikit kencang, biar kedua temannya pada dengar, dan bener saja moreo dan ken langsung menghentikan jogetannya, dan kembali duduk anteng seperti semula.
"Ih padahal lagi seru" Protes Lana.
Gazza melotot pada lana.
"Kenapa melotot?" Tanya lana yang sama sekali tidak takut dengan pelototan Gazza.
"Mau liat aku joget juga yah?" Lanjutnya dengan dua alis naik keatas, tadinya sih mau satu, tapi gak tau alis lana ngikut dua-duanya.
Gazza tambah melotot, lalu mengusap wajahnya kasar.
"Udah na, jangan mempermaluin diri sendiri"
...
"Lana yah?"
Lana menatap bingung pada seorang cewek berseragam sama seperti dirinya.
Memincing
Mata lana memincing guna mengingat siapa gerangan yang berdiri dihadapannya, apa lana kenal? Entahlah(?)
"Iya, lo siapa?" Kata lana, dengan otak yang masih berusaha mengingat cewek didepannya, ah meski berusaha sekuat tenaga pun, lana tidak bisa mengingat-nya.
Yang berarti dia baru pertama kali melihat cewek didepannya.
Cewek itu mengulurkan tangannya.
"Kenalin, gue Starly, temennya Gazza"
Temen? Kok lana gak pernah liat nih orang sama Gazza. Ah tapi-
"Hai salam kenal, gue Calana" Lana menerima uluran tangan star.
Cewek itu mengangguk, lalu melepaskan tangannya yang masih digenggam lana.
"Lo pacarnya Gazza?" Star bertanya dengan senyum yang menghisasi wajahnya.
Lana mengangguk heboh.
"Iya" Jawabnya dengan riang.
"Kok bisa?" Tanya star sekali lagi, yang sedikit ambigu.
Belum juga lana menjawabnya, star sudah mengeluarkan kata-kata yang bikin lana melotot.
"Kok bisa, seorang pangeran SMA Aksara, pacaran sama cewek kaya lo" Star menyunggingkan senyum miringnya.
Lana melotot, tangannya gatel, pengen ngacak-ngacak wajah cewek dihadapannya.
♡♡♡♡
"GAZZAAAA"
Hampir saja Gazza melempar Ponsel yang ada digenggaman-nya karena kaget.
Gazza melirik pada cewek yang sedang berdiri diambang Pintu kelas IPS-5, dengan tangan bersedekap dada, dan wajah asem.
Emang udah gitu kali yah mukanya -batin Gazza.
Lana berjalan kearahnya dengan menghentak-hentakan kakinya, dan tak lupa mulut yang kumat-kamit. Pasti sedang menggerutu.
Brukkk
Dengan kencang lana mendudukan bokongnya di samping Gazza.
Udah tepoz tambah tepoz kan tuh -batin Gazza
"Gazza temen lo ngeselin" Seru Lana, dengan wajah yang masih ditekuk.
Gazza melirik Pada ken dan moreo yang duduk didepannya, seperti mengerti dengan tatapan Gazza, ken langsung berseru.
"Kita gak ngapa-ngapain kok" Ucapnya yang langsung diangguki oleh moreo.
"Bukan mereka" Tunjuk Lana pada kedua teman bangsat Gazza.
Sebelum berkata, Gazza menghela Nafas terlebih dahulu. Ini hanya cobaan -batinnya menyemangati.
"Terus siapa?" Gazza sedikit mengucapkan-nya dengan lembut.
"Bintang"
"HAH?"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.