[8] GAZZA

1.3K 240 44
                                    

HAPPY READING

Bel sekolah sudah berbunyi 10 menit yang lalu, siswa-siswi sudah berhamburan memasuki kelas bersiap untuk memulai belajarnya, tapi beda dengan ketiga cowo yang tengah berdiri didekat gerbang sekolah.

"Cari makan yu kita" Ken berujar pada kedua temannya, Gazza dan moreo.

"Tuh beli cilok aja yu" ajak Ken sekali lagi, Gazza dkk akhirnya berjalan menyebrangi jalan lalu berdiri didepan gerobak penjual cilok.

"Mang beli cilok 5ribu tiga bungkus yah" ujar Moreo yang langsung dilaksanakan oleh si Mamang cilok.

Ken merogoh saku celananya guna mengambil uang yang ia simpan disana, tapi tidak menemukan apa-apa saku celananya kosong, cowo itu beralih merogoh saku bajunya, kosong juga.

"Lah gue lupa bawang uang" ujar Ken, Moreo lalu ikut merogoh saku celananya.

"Uang gue Di tas anjer" heboh Moreo, kedua orang itu melirik Gazza, seakan mengerti Gazza mengangguk.

Cowo itu merogoh saku celananya, eh kenapa uangnya tiba-tiba gak ada. Gazza menggeleng memandang kedua temannya.

"Ini cilok nya den" si mang cilok memberikan tiga bungkus cilok pada mereka masing-masing.

"Anjer gimana dong" ujar Ken.

"Ngutang aja dulu" usul Moreo sambil menyuapkan cilok pada mulutnya, tapi usul itu langsung dibantah oleh Gazza dan Ken.

"Ngutang? gak banget" ujar Gazza sombong.
"Dosa" lanjut Gazza lalu menyuapkan cilok.

"Terus" tanya Ken berbisik. Si mamang cilok yang dari tadi nungguin buat bayar terbengong saat memperhatikan ketika siswa yang tengah berbisik-bisik didepannya.

"Tuh" Gazza menunjuk seorang bocah SD yang tengah duduk dihalte bus dekat sekolah, Moreo dan Ken mengernyit.

"Apaan?" Tanya Ken bingung.

"Kita palak tuh bocah" Gazza menaikan turunkan alisnya, ken langsung mengangguk mengerti, sementara Moreo terbengong ditempat. Ngutang dosa tapi malak lebih dosa.

"Mang bentar nanti kita bayar" ujar ken lalu ketiga cowo itu berjalan menghampiri bocah yang tengah duduk dihalte. Si mamang cilok hanya mengangguk.

Kenapa mereka gak ke kelas aja untuk mengambil uangnya?

"Eh Ade ganteng" ken mendudukan bokongnya disamping bocah cowo itu. Bocah itu melirik dengan raut wajah takut.

"Om semua siapa?" Ujarnya dengan gugup.

"Kita ini penjahat" ujar Moreo dengan polosnya, dan dengan senang hati tangan Gazza menyubit pinggang Moreo.

"Dek boleh minta uangnya gak?" Ken memberikan senyum manisnya, Bocah itu mulai menangis saat melihat raut wajah seram ketiga cowo didepannya, apalagi wajah Gazza yang nyeremin abis.

"Eh jangan nangis" Moreo menepuk-nepuk bahu bocah itu, bukannya berhenti menangis bocah itu malah semakin kencang.

"HUAAAAA"

Mereka melotot tak percaya saat bocah cowo itu menangis histeris dengan kencang, mereka gelagapan, lalu bersiap untuk kabur tapi sebuah teriakan mengagetkan mereka.

GAZZA & LANA ✓Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang