Aku gak bakalan lelah buat bilang belum 50 vote gak bakal lanjut.....
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sasuke berdiri di depan sebuah sekolah tempatnya ia dan hinata pernah menjalani persaingan yang konyol, sekolah itu nampak sepi karena jam memang sudah menunjukkan pukul 5 sore...
Sasuke melangkah pelan, ia berjalan di koridor sekolah itu, tenang juga sepi sasuke rasakan, saat melewati sebuah papan pengumuman ia pun berhenti...
"Kau kalah lagi".
Hinata yang baru saja tiba mendecak kesal kala melihat namanya berada di urutan no 3, ia menatap sasuke dengan pandangan remeh juga angkuh...
"Ayolah tuan sasuke, kau bahkan masih di bawah narashikamaru, kau masih berada di urutan no 2". Jawabnya dengan nada tak kalah angkuh kala melihat kesombongan terpancar jelas di mata kelam sasuke.
"Aku tidak peduli, yang terpenting kau masih dibawahku".
Sasuke berkata sambil menatap amesthyst itu dengan pandangan kasihan yang dibuat-buat, hal itu tentu membuat yang di pandang mendengus sebal.
"Baiklah, kalau begitu mari kita bertaruh".
Sasuke berusaha tak peduli, ia berjalan santai ingin meninggalkan hinata namun kata-kata hinata selanjutnya membuatnya tersenyum tipis dan berhenti di tengah koridor.
"Jika tahun depan aku bisa melampauimu, maka kau harus mau memutuskan perjodohan konyol itu".
Yang diteriaki hanya mengedikkan bahu, seakan tak mendengar apapun, sasuke kembali berjalan.
Hinata berdecak kesal, ia pun memilih mengejar sasuke dan kini ia sudah berada di depan pria itu.
"Berjanjilah!".
Katanya sambil melambaikan tangan berharap sasuke mau mengikuti keinginannya.
"Bagaimana kalau kau....-
Sasuke menatap hinata dengan pandangan serius, untung saja ini jam pulang sekolah dan kebetulan sekali hanya mereka berdua yang masih tersisa di sekolah.
-.....ga...gal....".
Hinata membalas tatapan sasuke dengan tatapan yang sama, yap tatapan meremehkan...
"Jika aku gagal aku akan melakukan apapun yang kau inginkan, dan aku....-
Hinata memajukan langkahnya, mempersempit jarak diantara mereka,